Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
Minggu, 06 April 2025 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
"Serangan yang kita lihat, tidak hanya bersifat politis. Serangan itu bersifat pribadi, teman-teman," tegas Robinson.
Dia menambahkan, "Mereka mencoba melarang buku-buku kita, mereka memangkas dana pencegahan HIV, mereka mengkriminalisasi dokter, guru, keluarga, dan kehidupan kita."
"Kita tidak menginginkan Amerika seperti ini, teman-teman," ungkap Robinson. “Kita menginginkan Amerika yang layak kita dapatkan, di mana martabat, keamanan, dan kebebasan bukan milik sebagian dari kita, tetapi milik kita semua.”
Di Boston, para demonstran membawa plakat seperti “Jangan sentuh demokrasi kami” dan “Jangan sentuh Jaminan Sosial kami.”
Wali Kota Michelle Wu mengatakan ia tidak ingin anak-anaknya dan orang lain hidup di dunia di mana ancaman dan intimidasi adalah taktik pemerintah dan nilai-nilai seperti keberagaman dan kesetaraan sedang diserang.
“Saya menolak menerima mereka dapat tumbuh di dunia di mana imigran seperti nenek dan kakek mereka secara otomatis dianggap sebagai penjahat,” tegas Wu.
Roger Broom, 66, seorang pensiunan dari Delaware County, Ohio, adalah salah satu dari ratusan orang yang berunjuk rasa di Statehouse di Columbus.
Dia mengatakan ia dulunya adalah seorang Republikan Reagan tetapi telah dimatikan oleh Trump.
“Ia mencabik-cabik negara ini,” ujar Broom. “Itu hanya pemerintahan yang penuh keluhan.”
Ratusan orang juga berdemonstrasi di Palm Beach Gardens, Florida, beberapa mil dari lapangan golf Trump di Jupiter, tempat ia menghabiskan pagi hari di Senior Club Championship milik klub tersebut.
Orang-orang berbaris di kedua sisi PGA Drive, mendorong mobil untuk membunyikan klakson dan meneriakkan slogan-slogan yang menentang Trump.
Dia menambahkan, "Mereka mencoba melarang buku-buku kita, mereka memangkas dana pencegahan HIV, mereka mengkriminalisasi dokter, guru, keluarga, dan kehidupan kita."
"Kita tidak menginginkan Amerika seperti ini, teman-teman," ungkap Robinson. “Kita menginginkan Amerika yang layak kita dapatkan, di mana martabat, keamanan, dan kebebasan bukan milik sebagian dari kita, tetapi milik kita semua.”
Di Boston, para demonstran membawa plakat seperti “Jangan sentuh demokrasi kami” dan “Jangan sentuh Jaminan Sosial kami.”
Wali Kota Michelle Wu mengatakan ia tidak ingin anak-anaknya dan orang lain hidup di dunia di mana ancaman dan intimidasi adalah taktik pemerintah dan nilai-nilai seperti keberagaman dan kesetaraan sedang diserang.
“Saya menolak menerima mereka dapat tumbuh di dunia di mana imigran seperti nenek dan kakek mereka secara otomatis dianggap sebagai penjahat,” tegas Wu.
Roger Broom, 66, seorang pensiunan dari Delaware County, Ohio, adalah salah satu dari ratusan orang yang berunjuk rasa di Statehouse di Columbus.
Dia mengatakan ia dulunya adalah seorang Republikan Reagan tetapi telah dimatikan oleh Trump.
“Ia mencabik-cabik negara ini,” ujar Broom. “Itu hanya pemerintahan yang penuh keluhan.”
Ratusan orang juga berdemonstrasi di Palm Beach Gardens, Florida, beberapa mil dari lapangan golf Trump di Jupiter, tempat ia menghabiskan pagi hari di Senior Club Championship milik klub tersebut.
Orang-orang berbaris di kedua sisi PGA Drive, mendorong mobil untuk membunyikan klakson dan meneriakkan slogan-slogan yang menentang Trump.
Lihat Juga :