Minta Euthanasia Ditolak Presiden, Pria Prancis Ingin Live-kan Kematiannya di Facebook
Sabtu, 05 September 2020 - 14:28 WIB
loading...
A
A
A
"Karena saya tidak kebal hukum, saya tidak dapat memenuhi permintaan Anda," kata Macron dalam sebuah surat kepada Cocq, yang dipublikasikan oleh pasien tersebut di halaman Facebook-nya, seperti dikutip AFP. (Baca juga: Iran: Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad, Charlie Hebdo Hina 1 Miliar Muslim Dunia )
"Saya tidak dapat meminta siapa pun untuk melampaui kerangka hukum kami saat ini...Keinginan Anda adalah meminta bantuan aktif dalam kematian yang saat ini tidak diizinkan di negara kami," kata Macron.
Cocq mengatakan aksi menyiarkan langsung kematiannya di media sosial Untuk menunjukkan kepada publik Prancis tentang "penderitaan" yang disebabkan oleh undang-undang di negara tersebut.
Dia berharap perjuangannya akan dikenang sebagai langkah maju dalam mengubah hukum. Dia menghentikan semua makan, minum dan pengobatan mulai Jumat malam.
Macron mengatakan dalam suratnya;"Dengan emosi, saya menghormati tindakan Anda." Presiden menambahkan catatan tambahan dengan tulisan tangan, yang berbunyi; "Dengan semua dukungan pribadi dan rasa hormat yang mendalam."
"Saya tidak dapat meminta siapa pun untuk melampaui kerangka hukum kami saat ini...Keinginan Anda adalah meminta bantuan aktif dalam kematian yang saat ini tidak diizinkan di negara kami," kata Macron.
Cocq mengatakan aksi menyiarkan langsung kematiannya di media sosial Untuk menunjukkan kepada publik Prancis tentang "penderitaan" yang disebabkan oleh undang-undang di negara tersebut.
Dia berharap perjuangannya akan dikenang sebagai langkah maju dalam mengubah hukum. Dia menghentikan semua makan, minum dan pengobatan mulai Jumat malam.
Macron mengatakan dalam suratnya;"Dengan emosi, saya menghormati tindakan Anda." Presiden menambahkan catatan tambahan dengan tulisan tangan, yang berbunyi; "Dengan semua dukungan pribadi dan rasa hormat yang mendalam."
Lihat Juga :