Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin

Jum'at, 04 April 2025 - 17:07 WIB
loading...
Ayah Elon Musk Ungkap...
Elon Musk sangat mengagumi Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/X/@elonmusk
A A A
WASHINGTON - Errol Musk mengatakan bahwa putranya Elon Musk dan keluarga mereka mengagumi Presiden Rusia Vladimir Putin. Berbicara kepada BBC, ayah miliarder itu menggambarkan kepala negara Rusia itu sebagai "pemimpin yang kuat" dan memuji pidatonya yang "logis".

Musk, yang merupakan CEO Tesla dan SpaceX, juga memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah AS (DOGE) yang mengawasi upaya Presiden AS Donald Trump untuk merampingkan operasi pemerintah dan memangkas inefisiensi.

Musk yang lebih tua mengatakan bahwa dia yakin keluarganya "terkesan" dengan pemimpin Rusia itu. "Akan bodoh untuk tidak mengaguminya karena dia selalu tenang," tambah Errol Musk.

Errol Musk melanjutkan dengan mengatakan bahwa ia mendengarkan pidato Putin, dan yakin Putin mengatakan "hal-hal yang logis," sambil mencatat bahwa pandangannya didasarkan pada pengamatan pribadi dan bukan keberpihakan politik.

"Jika Anda menilai dia sebagai seorang pria dengan pria lain, saya tidak berbicara tentang hubungan antarnegara dan sejenisnya... dia adalah pemimpin yang kuat bagi saya," katanya.

Ketika pewawancara mengklaim bahwa Putin "telah memulai perang di Ukraina," Errol Musk menepisnya, dengan mengatakan bahwa seiring berjalannya waktu baru akan menjadi jelas siapa yang benar-benar memulai konflik tersebut.

Baca Juga: 4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot

Namun, ia membela pendirian putranya. "Apa yang ia lakukan ketika perang dimulai, ia segera memberikan Starlink ke Ukraina," katanya. "Namun, perang ini tidak berakhir, ia terus berlanjut."

CEO Tesla telah menekankan peran penting jaringan tersebut dalam pertahanan Ukraina, dengan menegaskan bahwa "seluruh garis depan akan runtuh" tanpanya.

Namun, ia telah menyatakan kekhawatiran bahwa dukungan Barat yang berkelanjutan untuk Ukraina dapat meningkatkan konflik menjadi bentrokan global yang lebih luas, bahkan mungkin Perang Dunia III. Ia secara konsisten menganjurkan penyelesaian diplomatik daripada keterlibatan militer yang berkepanjangan.

Ayah Elon Musk mengutip ucapannya yang baru-baru ini menyebut perjuangan yang sedang berlangsung sebagai "mesin korupsi terbesar dalam sejarah umat manusia." Pandangan Elon Musk telah memicu kritik dari Kiev dan para pendukungnya, terutama sarannya bahwa negosiasi perdamaian mungkin mengharuskan Ukraina untuk menyerahkan wilayah, sebuah sikap yang dianggap pemerintah negara itu sebagai upaya untuk menenangkan Rusia.

Baru-baru ini, Musk memicu reaksi keras lebih lanjut dengan mengklaim bahwa Vladimir Zelensky "dibenci oleh rakyat Ukraina," menggemakan sentimen kritis yang sebelumnya disuarakan oleh Donald Trump.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Profil Rafael Granada...
Profil Rafael Granada Baay, Putra Tidore yang Sandang Pangkat Bintang Tiga TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved