Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana

Jum'at, 04 April 2025 - 10:09 WIB
loading...
A A A
Jika keputusan tidak dapat dibuat dalam periode tersebut, Qaboos sendiri memutuskan bahwa surat-surat rahasia yang ditinggalkan di istana-istana di seluruh negeri yang berisi nama pilihannya untuk tahta harus dibuka. Kerahasiaan dan redundansi di sekitar proses ini disebabkan oleh kekhawatiran Sultan bahwa calon penerus - jika ditelegramkan ke dunia sebelum kematiannya - dapat memperoleh cukup kekuasaan untuk menantangnya saat dia masih hidup; bukan kekhawatiran yang terlalu imajinatif mengingat Qaboos sendiri berkuasa dengan menggulingkan ayahnya sendiri dalam kudeta istana.

Perubahan yang sangat cepat ini menunjukkan bahwa gerakan politik dalam keluarga telah dilakukan sebelumnya dan bahwa kesepakatan telah dibuat sebelum kematian Sultan. Beberapa analis bahkan berspekulasi bahwa kematian Sultan terjadi beberapa hari sebelumnya, tetapi pengumuman telah ditunda untuk memungkinkan negosiasi suksesi berlangsung tanpa diketahui publik.

3. Awalnya Memiliki 3 Kandidat Pengganti

Tiga kandidat utama secara tradisional mendominasi penilaian dinasti; Assad, Haitham dan Shaheb, yang semuanya adalah keponakan mendiang Sultan. Pengumuman minggu lalu tentang Haitham bin Tariq al Said sebagai penerus mengejutkan banyak orang, dengan saudara tirinya Assad telah lama dipandang sebagai kandidat yang disukai; istrinya masih berkerabat dengan ibu Sultan Qaboos dan ia menjabat sebagai perwakilan pribadi Qaboos hingga wafatnya Sultan.

Assad juga dikenal populer di kalangan Korps Perwira Militer Oman, karena ia sendiri lulus dari Akademi Militer Kerajaan Sandhurst di Inggris Raya dengan nilai yang memuaskan. Keterlibatan Sultan Qaboos yang tidak biasa dalam pernikahan putra Assad, Sayyid Taimur, pada tahun 2004, menunjukkan bahwa Sultan tidak hanya memberikan restu diam-diam kepada pangeran muda tersebut, tetapi juga secara tidak langsung restunya kepada ayah sang pangeran.

Ada dugaan bahwa Qaboos bahkan mungkin sengaja mementaskan penampilan Assad sebagai pilihan yang disukai untuk penerus sebagai tindakan balasan terhadap konspirasi istana.

Sifat angkatan bersenjata Oman yang relatif profesional telah berkontribusi – dikombinasikan dengan netralitas diplomatik mendiang Sultan dan perlawanan aliran unik Ibadi Islam di negara tersebut terhadap ekstremisme – pada negara yang relatif terisolasi dari pergolakan di sekitarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
10 Negara Terhebat yang...
10 Negara Terhebat yang Pernah Tercatat dalam Sejarah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved