Siapa Sultan Qaboos? Penguasa Oman yang Berkuasa 50 Tahun setelah Menggulingkan Ayahnya dalam Kudeta Istana

Jum'at, 04 April 2025 - 10:09 WIB
loading...
A A A
Haitham bin Tariq al Said, Sultan baru, adalah pemain berpengalaman dalam dunia kebijakan luar negeri, setelah lulus dari Program Layanan Luar Negeri Universitas Oxford di Pembroke College, diikuti oleh masa jabatan sebagai Wakil Menteri dan kemudian Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Oman. Sultan baru tersebut sebelumnya mengepalai Masyarakat Anglo-Oman, dan digambarkan sebagai "berpandangan ke luar dan berorientasi ke Barat", dan telah mengumumkan dalam pidato-pidato awal bahwa ia bermaksud untuk mempertahankan lintasan kebijakan luar negeri yang mirip dengan pendahulunya.

4. Selalu Menjaga Keseimbangan Geopolitik

Meskipun demikian, berbagai negara yang kepentingannya ingin diseimbangkan Oman selama masa jabatan Qaboos, seperti Arab Saudi, UEA, Amerika Serikat, dan Iran, dapat diharapkan untuk memberikan tekanan yang luas pada Sultan baru tersebut untuk mengadopsi posisi yang lebih menguntungkan bagi mereka dalam beberapa bulan mendatang, dan karena itu akan sangat penting untuk memantau dengan cermat tanggapan Haitham terhadap pendekatan diplomatik dalam beberapa minggu mendatang.

Dalam jangka pendek, kematian Sultan Qaboos sangat tidak mungkin memicu keresahan dalam negeri atau tuntutan reformasi, karena negara tersebut secara umum stabil dan rasa hormat terhadap keluarga penguasa sangat mengakar.

Sifat angkatan bersenjata Oman yang relatif profesional telah berkontribusi – dikombinasikan dengan netralitas diplomatik mendiang Sultan (termasuk kemampuannya untuk menjaga hubungan dengan negara-negara tetangga yang kontroversial seperti Israel dan Iran) dan perlawanan aliran unik Ibadi Islam di negara itu terhadap ekstremisme – terhadap negara yang relatif terisolasi dari pergolakan di sekitarnya. Perang saudara Yaman belum menyebar ke wilayah perbatasan, dan tidak ada satu pun warga Oman yang bergabung dengan sekitar 20.000 pejuang asing yang bertempur bersama ISIS di Levant.

Sultan Qaboos adalah salah satu tokoh paling berpengaruh, namun kurang mendapat perhatian, dalam politik dan diplomasi Timur Tengah, dan wafatnya di saat krisis regional yang besar akan memberi tekanan pada Sultan yang baru.

Dalam jangka panjang, Haitham kemungkinan akan berupaya untuk mendiversifikasi ekonomi Oman dan melanjutkan laju modernisasi yang cepat yang menjadi ciri khas pemerintahan Qaboos. Haitham mengepalai Komite Oman 2040, yang bertujuan untuk menciptakan ekonomi yang bebas dari ketergantungan pada hidrokarbon, yang khususnya sulit bagi Oman yang tidak berpihak pada OPEC sejak penurunan harga minyak tahun 2014. Meskipun masih menjadi produsen hidrokarbon bersih, Oman memiliki cadangan terkecil di kawasan tersebut dan kurang kaya dibandingkan negara-negara Teluk lainnya seperti UEA dan Arab Saudi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Gunung Sampah Longsor...
Gunung Sampah Longsor Timpa Puluhan Pekerja TPA, 9 Orang Tewas
Rekomendasi
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Berita Terkini
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Infografis
10 Negara Terhebat yang...
10 Negara Terhebat yang Pernah Tercatat dalam Sejarah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved