Warga Gaza Gelar Salat Idulfitri di Atas Reruntuhan Masjid di Tengah Serangan Israel

Selasa, 01 April 2025 - 20:27 WIB
loading...
Warga Gaza Gelar Salat...
Warga Palestina di Khan Yunis, Gaza, berkumpul di Masjid Al-Albani untuk melaksanakan salat Idulfitri, pada 30 Maret 2025. Foto/Abed Rahim Khatib/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Ratusan ribu warga Palestina di Gaza pada hari Minggu (30/3/2025) melaksanakan salat Idulfitri di atas reruntuhan masjid yang hancur, di tempat penampungan yang penuh sesak, dan di samping reruntuhan rumah mereka.

Kondisi itu karena perang Israel yang sedang berlangsung tidak menyisakan ruang untuk perayaan seperti biasanya.

Serangan udara Israel terus berlanjut hingga dini hari Minggu, menargetkan berbagai wilayah di seluruh wilayah kantong yang terkepung, yang mengakibatkan jatuhnya korban, menurut koresponden Anadolu.

Meskipun terjadi kerusakan, warga Palestina yang mengungsi berkumpul di tengah tembakan artileri dan tembakan gencar dari pasukan Israel untuk melaksanakan salat Idulfitri, melafalkan takbirat (takbir yang mengagungkan Allah), dan bertukar ucapan selamat Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan.

Namun, tradisi perayaan hari raya yang biasa dilakukan, seperti berbagi permen, memberi hadiah kepada anak-anak, dan merayakan di alun-alun, tidak ada.

Di Kota Gaza, ribuan orang salat Idulfitri di dalam Masjid Agung Omari yang hancur sebagian di Kota Tua, yang telah mengalami pemboman Israel selama perang yang sedang berlangsung, yang dimulai hampir 18 bulan lalu.

Sementara itu, di Khan Younis, Gaza selatan, warga Palestina yang mengungsi melakukan salat Idulfitri di dalam tempat penampungan sementara di satu sekolah yang menampung keluarga-keluarga dari wilayah timur kota.

Saksi mata melaporkan salat dan takbirat terganggu oleh tembakan gencar dari posisi tentara Israel yang ditempatkan di timur kota.

Di Gaza tengah, ribuan orang berkumpul di dekat reruntuhan Masjid Al-Qassam di kamp pengungsi Nuseirat, serta di masjid-masjid yang hancur sebagian di seluruh wilayah tersebut.

Menghancurkan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan, militer Israel pada 18 Maret melancarkan operasi udara mendadak di Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 920 orang dan melukai lebih dari 2.000 orang lainnya.

Lebih dari 50.200 warga Palestina telah tewas, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 114.000 orang terluka dalam serangan brutal militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023.

Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.

Baca juga: Brigade Al-Qassam Gelar Operasi Pertama, Israel Bunuh 1.000 Orang Sejak Perang Kembali Pecah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved