Awas Perang Dunia III, Bos NATO Warning Keras Putin: Jika Rusia Serang Sekutu, Maka...

Kamis, 27 Maret 2025 - 05:26 WIB
loading...
Awas Perang Dunia III,...
Sekjen NATO Mark Rutte menyampaikan peringatan keras kepada Presiden Rusia Vladimir Putin tentang konsekuensi jika Moskow nekat menyerang Polandia atau negara sekutu lainnya. Respons aliansi mengisyaratkan akan menjadi Perang Dunia III. Foto/Politico
A A A
WARSAWA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte menyampaikan peringatan keras kepada Presiden Rusia Vladimir Putin tentang konsekuensi jika Moskow nekat menyerang Polandia atau negara sekutu lainnya. Respons aliansi itu mengisyaratkan akan menjadi Perang Dunia III.

Sementara itu, para birokrat Uni Eropa telah mendorong setiap negara di blok tersebut untuk siap memerintahkan semua warganya menyiapkan perlengkapan bertahan hidup dengan persediaan untuk 72 jam dalam menghadapi ancaman Perang Dunia III yang terus membayangi.

Barang-barang utama yang akan mereka minta dikumpulkan oleh 450 juta warga blok itu termasuk air, batangan energi, dan senter.

Baca Juga: Awas Perang Dunia III, Rusia Dilaporkan Bakal Serang Negara-negara NATO di Eropa

Berbicara di Warsawa, Polandia, pada hari Rabu, Rutte memperingatkan tentang penyelesaian apa pun untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina yang akan "menguntungkan" Putin.

Rutte waswas Putin dapat menyerang sekutu NATO di Eropa pada 2030.

“[Eropa Timur] khawatir hasil seperti itu akan memungkinkan Presiden Rusia Vladimir Putin membangun kembali kekuatan negaranya dan mengancam negara-negara lain di kawasan itu pada tahun-tahun mendatang,” kata bos NATO tersebut.

“Jika ada yang salah perhitungan dan mengira mereka bisa lolos dengan menyerang Polandia atau sekutu lainnya, mereka akan berhadapan dengan kekuatan penuh aliansi yang ganas ini,” lanjut Rutte.

"Reaksi kami akan sangat menghancurkan,” imbuh dia.

"Ini harus sangat jelas bagi Vladimir Vladimirovich Putin dan siapa pun yang ingin menyerang kami,” papar mantan perdana menteri Belanda tersebut, seperti dikutip AP, Kamis (27/3/2025).

Komentar Rutte muncul saat Eropa telah diberi peringatan oleh Gedung Putih—dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertekad untuk segera mengakhiri perang di Ukraina dan memberi peringatan kepada Eropa.

Trump meminta Inggris dan Uni Eropa untuk meningkatkan pengeluaran militer mereka sehingga mereka tidak perlu lagi bergantung pada AS untuk perlindungan.

Di tempat lain, dalam unjuk kekuatan yang mengerikan, Kremlin menembakkan rudal jelajah dari kapal selam serang Ufa di Laut Jepang.

Media pemerintah Rusia membanggakan klaim bahwa rudal tersebut menghantam sasaran darat sejauh 620 mil di wilayah Khabarovsk, serta sasaran laut.

Di sisi lain, setelah kesepakatan gencatan senjata di Laut Hitam kemarin, baik Rusia maupun Ukraina saling menuduh telah melanggar kesepakatan tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Moskow melakukan "manipulasi dan ancaman" dan memperingatkan: "Kami tidak mempercayai mereka. Dunia benar-benar tidak mempercayai Rusia."

“Sayangnya, bahkan sekarang, bahkan hari ini, tepat pada hari negosiasi, kita melihat bagaimana Rusia sudah mulai memanipulasi,”ujarnya.

"Mereka sudah mencoba mendistorsi kesepakatan dan, pada kenyataannya, menipu baik perantara kita maupun seluruh dunia,”papar Zelensky.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved