Pasukan Israel Kepung 50.000 Warga Palestina di Rafah, Pengungsi yang Terluka Berdarah hingga Tewas

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:15 WIB
loading...
A A A

Mengerikan


Bagi warga Palestina yang meninggalkan Tel al-Sultan, pengusiran itu merupakan cobaan yang mengerikan.

Nisreen Ashoor, dari kamp Badr, mengatakan dia melihat tentara Israel menembak mati dua anak.

"Saya melihatnya dengan mata kepala sendiri, itu mengerikan," ujar dia kepada MEE, seraya menambahkan dia ingin membantu tetapi takut bahwa dia dan anggota keluarganya yang melarikan diri akan ditembak juga.

Ashoor mengatakan 50 tank Israel memasuki daerah itu, dan pasukan memisahkan pria dan wanita selama pengusiran.

“Beberapa orang ditelanjangi dan dibiarkan kedinginan,” papar dia.

Ayahnya termasuk di antara orang-orang yang dibawa pergi. Dia tidak tahu apa yang terjadi padanya.

"Kami tidak makan karena khawatir akan ayah kami," ungkap Ashoor.

Di tempat lain di Rafah, sejumlah orang tewas dan terluka setelah pemboman Israel menargetkan wilayah al-Shakoush pada Senin pagi.

Tembakan dan serangan artileri Israel juga dilaporkan terjadi di lingkungan al-Mawasi di Gaza selatan, tempat ribuan orang terlantar tinggal di tenda-tenda dan rumah-rumah darurat.

Beberapa warga Palestina terluka dalam serangan itu dan dibawa ke rumah sakit lapangan Palang Merah di Rafah.

Serangan Israel terhadap sekolah menewaskan tiga orang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Trump Klaim AS Segera...
Trump Klaim AS Segera Menangkan Perang Lawan Iran: Anda Akan Lihat Hasilnya
Rekomendasi
Cing Abdel Curahkan...
Cing Abdel Curahkan Kerinduan untuk Temon, Kenang Tawa dan Lagu Favorit
Piche Kota Bersyukur...
Piche Kota Bersyukur Status Tersangka Gugur, Tetap Kooperatif di Sidang
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved