Baku Tinju Terjadi di Parlemen Turki setelah Oposisi Kritik Erdogan

Kamis, 05 Maret 2020 - 00:47 WIB
Baku Tinju Terjadi di...
Baku Tinju Terjadi di Parlemen Turki setelah Oposisi Kritik Erdogan
A A A
ANKARA - Para anggota Parlemen Turki terlibat baku tinju dalam perkelahian di kantor wakil rakyat tersebut. Perkelahian pecah setelah anggota Parlemen kubu oposisi mengkritik Presiden Tayyip Erdogan yang tidak menghormati puluhan tentara Turki yang tewas di Idlib, Suriah.

Lusinan anggota Parlemen terlibat dalam perkelahian tersebut. Beberapa meja berserakan dan para wakil rakyat saling melemparkan pukulan. Beberapa anggota Parlemen mencoba untuk menghentikan perkelahian.

Engin Ozkoc, seorang anggota Parlemen dari Partai Rakyat Republik (CHP)—partai oposisi—dalam sebuah konferensi pers dan serangkaian tweet menuduh Presiden Erdogan tidak menghormati puluhan tentara Turki yang terbunuh pekan lalu di wilayah Idlib Suriah.

Ozkoc juga menuduh Erdogan tidak bertanggung jawab karena mengirim pasukan ke konflik tanpa perlindungan udara.

Ketua Parlemen, Mustafa Sentop, mengutuk komentar anggota Parlemen kubu oposisi.

Kantor berita pemerintah, Anadolu, yang dikutip Kamis (5/3/2020), melaporkan para jaksa penuntut telah meluncurkan penyelidikan atas dugaan penghinaan terhadap presiden.

Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Erdogan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)—partai berkuasa—menuai kecaman dari masyarakat Turki di media sosial. Musababnya, dia membuat lelucon yang tak pantas perihal kematian para tentara Turki dalam konflik di Idlib. (Baca: Bikin Lelucon Tak Pantas, Erdogan Dikecam Rakyat Turki )

Erdogan membuat lelucon dalam pertemuan dengan wakil-wakil partainya di Istanbul. Dalam forum itu, dia tertangkap kamera tertawa dan membuat lelucon dengan menyatakan bahwa jumlah pasukan Turki yang tewas di Idlib naik menjadi 36 orang.

Pertemuan tersebut adalah pertama kalinya Erdogan muncul di hadapan kamera setelah Turki mengonfirmasi 33 tentaranya tewas di Idlib akibat serangan rezim Suriah. Menantu Erdogan, yakni Menteri Keuangan Berat Albayrak, juga hadir dalam pertemuan itu.

Lelucon dan tawa Erdogan, entah sengaja atau tidak, tak pantas dilakukan di tengah kedukaan Turki karena kehilangan 33 prajuritnya.

Para warga di negara itu menilai sikap sang presiden tidak tepat dan tidak manusiawi. Mereka melalui Twitter meramaikan hashtag atau tanda pagar #negülüyorsunerdogan, yang artinya “apa yang anda tertawakan, Erdogan?”.

"Suara Anda tidak terdengar saat Cengiz Ergün dan Özgür Özel tertawa di pemakaman para martir? Mengenai bisnis Anda, bukan?," tulis warga Turki pengguna akun Twitter @Taha_firat.

Posting itu disertai dengan video pendek yang memperlihatkan dua orang yang diduga pejabat pemerintahan Turki tengah bercanda.

Media lokal Turki, Bold Medya, dalam laporannya menyatakan jumlah masyarakat Turki yang menulis dan mendukung hashtag itu telah melampaui 100.000-an dalam waktu singkat. Hashtag tersebut juga masuk daftar dalam trending topic Twitter.

Pengguna akun Twitter @ccanannnnnn menulis; ”82 juta orang sedang menangis dan hanya beberapa orang yang tertawa. Mereka tidak tidur berhari-hari, sementara hanya satu yang membuat mereka mempermalukan kemanusiaan kita.”

Pengguna Twitter lainnya dengan nama akun @enginozkoc berkomentar: ”Prajurit Tuhan ketika di kepung di Suriah. 36 martir putra Tanah Air masih bergulat dengan kematian. #negülüyorsunerdogan."
(mas)
Berita Terkait
Utusan Presiden Rusia...
Utusan Presiden Rusia untuk Suriah: Erdogan dan Assad Segera Bertemu
Erdogan Siap Bertemu...
Erdogan Siap Bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad
Turki Gunakan Diplomasi...
Turki Gunakan Diplomasi Pintu Belakang untuk Pertemukan Erdogan dan Assad
Erdogan akan Kunjungi...
Erdogan akan Kunjungi Suriah Bersama Delegasi Besar
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Ikut Campur Tanpa Kompromi di Suriah
Erdogan Sebut Suriah...
Erdogan Sebut Suriah Akan Memiliki Realita Baru
Berita Terkini
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
34 menit yang lalu
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
1 jam yang lalu
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei
2 jam yang lalu
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
2 jam yang lalu
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
3 jam yang lalu
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved