Rayakan Hari Raya Yahudi Purim, Tentara Israel Lakukan Tembakan secara Acak di Gaza

Minggu, 16 Maret 2025 - 15:15 WIB
loading...
Rayakan Hari Raya Yahudi...
Tentara Israel melakukan tembakan secara acak untuk merayakan Hari Raya Yahudi Purim. Foto/X/@EliAfriatISR
A A A
GAZA - Sebuah video yang beredar di media sosial diduga menunjukkan tentara Israel di Gaza melepaskan tembakan "tanpa alasan dan tanpa perintah militer" saat merayakan hari raya Yahudi Purim.

Stasiun televisi publik Israel KAN melaporkan, seorang komandan batalion terlihat sedang membaca sebuah bagian dari Taurat sambil mengenakan topi badut, sebelum tentara lain mulai menembaki secara acak.

Para tentara, yang diidentifikasi sebagai anggota Batalyon 7015, telah dituduh melanggar "aturan keterlibatan dan disiplin militer."

Sumber militer Israel mengatakan insiden tersebut "mencerminkan pelanggaran disiplin militer dan pengabaian terhadap peraturan dan aturan keterlibatan."

Pimpinan militer memutuskan untuk mencopot beberapa tentara dari jabatan mereka dan mengambil tindakan disiplin setelah rekaman tersebut menjadi viral.

Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

Sejak militer Israel melancarkan serangannya ke Gaza pada Oktober 2023, tentara Israel telah mengunggah banyak video yang menunjukkan tindakan penghancuran, termasuk pembongkaran bangunan dan rumah, serta adegan tentara mengejek dan merusak properti Palestina di dalam rumah mereka yang hancur.

Tahap pertama kesepakatan yang berlangsung selama enam minggu berakhir pada awal Maret, tetapi Israel menolak untuk melanjutkan tahap kedua, yang mencakup pertukaran tawanan lebih lanjut dengan Hamas.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menunda negosiasi untuk tahap kedua, dan malah berusaha memperpanjang periode pertukaran tawanan awal untuk mengamankan pembebasan lebih banyak tawanan Israel tanpa memenuhi kewajiban militer dan kemanusiaan yang ditetapkan dalam perjanjian tersebut.

Namun, Hamas telah berulang kali menegaskan kembali komitmennya terhadap gencatan senjata, mendesak para mediator untuk menegakkan kepatuhan Israel dan segera memulai negosiasi untuk bergerak maju.

Lebih dari 48.500 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak, telah tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak Oktober 2023. Kampanye militer telah menghancurkan daerah kantong itu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved