43 Negara yang Dilarang Masuk ke AS, Adakah Indonesia?

Minggu, 16 Maret 2025 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Prospek pelarangan masuk bagi warga negara dari puluhan negara mengingatkan kita pada larangan Trump terhadap tujuh negara mayoritas Muslim selama masa jabatan pertamanya, yang memicu tanggapan marah dan tantangan hukum sebelum ditegakkan oleh Mahkamah Agung AS. Larangan tersebut dicabut oleh pemerintahan Presiden Joe Biden.

Trump memberi Departemen Luar Negeri waktu 60 hari untuk menyelesaikan laporan bagi Gedung Putih mengenai daftar negara yang memiliki informasi pemeriksaan dan penyaringan warga negara yang kurang memadai.

Proses tersebut dipimpin oleh Biro Urusan Konsuler Departemen Luar Negeri dan dibantu oleh Departemen Kehakiman dan Keamanan Dalam Negeri serta Kantor Direktur Intelijen Nasional, menurut NYT.

Usulan tersebut adalah daftar "merah" yang terdiri dari 11 negara yang warganya akan dilarang keras memasuki AS. Termasuk Afghanistan, yang tidak termasuk dalam larangan perjalanan periode pertama Trump tetapi jatuh ke tangan Taliban ketika AS menarik pasukannya pada tahun 2021.

43 Negara yang Dilarang Masuk ke AS, Adakah Indonesia?

1. Daftar Merah

Afghanistan.
Bhutan.
Kuba.
Iran.
Libya.
Korea Utara.
Somalia.
Sudan.
Suriah.
Venezuela.
Yaman.

Sejauh ini, ada daftar "oranye" yang terdiri dari 10 negara yang warganya menghadapi pembatasan tetapi perjalanannya tidak akan diputus dan dapat mencakup pelancong bisnis tetapi tidak termasuk mereka yang memiliki visa imigran atau turis. Kandidat visa akan memerlukan wawancara langsung.

Ini termasuk pengunjung dari Rusia meskipun Trump telah mencoba untuk mengarahkan kembali kebijakan luar negeri AS ke arah yang lebih bersahabat dengan Moskow.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved