43 Negara yang Dilarang Masuk ke AS, Adakah Indonesia?

Minggu, 16 Maret 2025 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

2. Daftar Oranye

Belarus
Eritrea
Haiti
Laos
Myanmar
Pakistan
Rusia
Sierra Leone
Sudan Selatan
Turkmenistan

Dalam daftar kuning terdapat 22 negara yang memiliki waktu 60 hari untuk menyelesaikan kekurangan yang dianggap ada dan dapat diturunkan ke daftar lain jika tidak mematuhinya.

Beberapa masalah yang harus diatasi negara-negara ini termasuk kegagalan untuk berbagi informasi dengan Amerika Serikat tentang pelancong yang datang, praktik keamanan yang dianggap tidak memadai untuk menerbitkan paspor, atau penjualan kewarganegaraan kepada orang-orang dari negara-negara yang dilarang.

3. Daftar Kuning

Angola
Antigua dan Barbuda
Benin
Burkina Faso
Kamboja
Kamerun
Tanjung Verde
Chad
Republik Kongo
Republik Demokratik Kongo
Dominika
Guinea Ekuatorial
Gambia
Liberia
Malawi
Mali
Mauritania
St. Kitts dan Nevis
St. Lucia
São Tomé dan Príncipe
Vanuatu
Zimbabwe

The New York Times melaporkan, "Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan untuk menargetkan warga negara dari 43 negara sebagai bagian dari larangan baru untuk bepergian ke Amerika Serikat."

NYT mengatakan daftar tersebut telah disusun beberapa minggu lalu tetapi kemungkinan akan diubah pada saat mencapai Gedung Putih sambil menunggu tinjauan dari spesialis keamanan, kedutaan besar, dan pejabat biro regional Departemen Luar Negeri.

Selain itu, berdasarkan rencana Departemen Luar Negeri yang dilaporkan, tidak jelas apakah mereka yang memiliki visa akan dikecualikan dari larangan tersebut, atau apakah visa mereka akan dibatalkan. Juga tidak pasti apakah pemegang kartu hijau akan dikecualikan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved