Daftar Presiden Rusia Sepanjang Sejarah, Baru 3 Orang dan Putin Terlama
Jum'at, 14 Maret 2025 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Yeltsin juga berperan dalam memperkenalkan sejumlah reformasi ekonomi yang mengarah pada privatisasi besar-besaran, yang menyebabkan ketimpangan ekonomi yang sangat tajam.
Yeltsin mengundurkan diri pada akhir 1999 setelah beberapa kali bergulat dengan kesehatan dan ketidakpopuleran.
Periode Jabatan:
-Pertama (2000-2008)
-Kedua (2012-Sekarang)
Vladimir Putin pertama kali menjabat sebagai presiden pada tahun 2000 setelah mengisi posisi sebagai pelaksana tugas presiden setelah Yeltsin mengundurkan diri.
Dia memperoleh popularitas besar berkat keberhasilannya dalam menstabilkan negara setelah kekacauan di bawah pemerintahan Yeltsin.
Putin memfokuskan kebijakan luar negeri untuk memperkuat posisi Rusia di dunia, terutama di kawasan bekas Uni Soviet, serta meningkatkan pengaruh di Eropa dan Asia.
Pada masa jabatannya, Putin melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kontrol negara terhadap ekonomi, serta menindak keras oposisi politik, yang membuat para kritikus menyebutnya sebagai pemimpin otoriter.
Setelah menjabat dua periode berturut-turut, Putin memodifikasi konstitusi untuk memungkinkan dirinya kembali berkuasa pada 2012, dan dia tetap memimpin Rusia hingga kini.
Periode Jabatan: 2008-2012
Dmitry Medvedev menjabat sebagai presiden Rusia dari 2008 hingga 2012 setelah Vladimir Putin, yang tidak dapat mencalonkan diri untuk periode ketiga berturut-turut menurut konstitusi.
Yeltsin mengundurkan diri pada akhir 1999 setelah beberapa kali bergulat dengan kesehatan dan ketidakpopuleran.
2. Vladimir Putin
Periode Jabatan:
-Pertama (2000-2008)
-Kedua (2012-Sekarang)
Vladimir Putin pertama kali menjabat sebagai presiden pada tahun 2000 setelah mengisi posisi sebagai pelaksana tugas presiden setelah Yeltsin mengundurkan diri.
Dia memperoleh popularitas besar berkat keberhasilannya dalam menstabilkan negara setelah kekacauan di bawah pemerintahan Yeltsin.
Putin memfokuskan kebijakan luar negeri untuk memperkuat posisi Rusia di dunia, terutama di kawasan bekas Uni Soviet, serta meningkatkan pengaruh di Eropa dan Asia.
Pada masa jabatannya, Putin melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kontrol negara terhadap ekonomi, serta menindak keras oposisi politik, yang membuat para kritikus menyebutnya sebagai pemimpin otoriter.
Setelah menjabat dua periode berturut-turut, Putin memodifikasi konstitusi untuk memungkinkan dirinya kembali berkuasa pada 2012, dan dia tetap memimpin Rusia hingga kini.
3. Dmitry Medvedev (2008-2012)
Periode Jabatan: 2008-2012
Dmitry Medvedev menjabat sebagai presiden Rusia dari 2008 hingga 2012 setelah Vladimir Putin, yang tidak dapat mencalonkan diri untuk periode ketiga berturut-turut menurut konstitusi.
Lihat Juga :