Ukraina Terima Gencatan Senjata 30 hari, Berikut 4 Dampaknya bagi Perang Rusia

Kamis, 13 Maret 2025 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Pernyataan bersama tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan jaminan keamanan apa pun untuk Kyiv – sesuatu yang telah dicari Zelensky.

Trump telah berulang kali menolak gagasan AS untuk menawarkan jaminan keamanan. Namun, pemerintahan Trump berpendapat bahwa investasi AS di Ukraina, melalui kesepakatan mineral, akan berfungsi sebagai jaminan keamanan.

Dalam wawancara Fox News yang ditayangkan pada tanggal 3 Maret, Wakil Presiden JD Vance mengatakan: "Jika Anda menginginkan jaminan keamanan yang nyata, jika Anda benar-benar ingin memastikan bahwa Vladimir Putin tidak akan menyerang Ukraina lagi, jaminan keamanan terbaik adalah memberikan keuntungan ekonomi bagi Amerika di masa depan Ukraina." Vance menyiratkan bahwa hal ini akan menghalangi Rusia untuk menyerang Ukraina.

Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

2. Ukraina Ingin Perdamaian

Dalam sebuah posting di akun X-nya pada hari Selasa, Zelensky mengatakan bahwa diskusi di Arab Saudi bersifat konstruktif.

Ia menambahkan bahwa selama pertemuan itu, tim dari Ukraina mengusulkan tiga poin utama; "keheningan di langit," dengan tidak ada pihak yang menembakkan rudal, bom, atau meluncurkan serangan pesawat tak berawak jarak jauh terhadap satu sama lain; "keheningan di laut"; dan pembebasan tahanan perang sipil dan militer serta anak-anak Ukraina yang dikirim paksa ke Rusia.

Pemimpin Ukraina menulis bahwa Kyiv siap menerima usulan tersebut. “Jika Rusia setuju, gencatan senjata akan segera berlaku.”

Rubio juga memposting di X setelah pertemuan tersebut. “Kita selangkah lebih dekat untuk memulihkan perdamaian abadi bagi Ukraina. Bola sekarang ada di tangan Rusia.”

Seberapa penting dimulainya kembali bantuan dan intelijen AS?

“Dukungan AS yang ditarik untuk memaksa Ukraina menyetujui garis besar gencatan senjata itu signifikan,” Keir Giles, seorang konsultan senior di lembaga pemikir Chatham House yang berbasis di London, mengatakan kepada Al Jazeera. Dia menambahkan bahwa Ukraina tidak punya pilihan selain menerima kesepakatan itu.

Penghentian pembagian militer dan intelijen menghambat Ukraina di medan perang.

Bahkan sebelum perang di Ukraina dimulai pada Februari 2022, AS memberikan dukungan intelijen yang signifikan kepada Ukraina. Dukungan ini akan membantu Ukraina bersiap menghadapi serangan Rusia yang masuk dan juga mengerahkan rudal jarak jauh untuk menyerang pusat logistik Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved