Profil Mahmoud Khalil, Aktivis Muslim AS yang Ditangkap karena Menentang Kebijakan Donald Trump
Rabu, 12 Maret 2025 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat, Khalil menyelesaikan studi sarjananya di Beirut. Pada 2022, ia datang ke AS dengan visa pelajar untuk melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Columbia.
Kemudian, Khalil juga menikahi seorang perempuan yang merupakan warga negara AS pada 2023. Setelahnya, ia menjadi penduduk tetap yang sah dan dikenal sebagai pemegang kartu hijau pada tahun lalu.
Selama beberapa waktu, Khalil juga disebutkan sempat bekerja sebagai petugas urusan politik di Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di New York. Sementara di Universitas Columbia, ia dikenal aktif dalam berbagai aksi pro-Palestina, termasuk berperan sebagai negosiator utama dalam "Gaza Solidarity Encampment" pada April 2024
Sejalan dengan aktivitasnya yang dianggap ancaman, Khalil mulai diselidiki oleh badan disiplin baru di Universitas Columbia yang berfokus pada pengaduan pelecehan dan diskriminasi. Tak jarang, ia juga mulai mendapat diskriminasi dan ancaman.
Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab
Kemudian, Khalil juga menikahi seorang perempuan yang merupakan warga negara AS pada 2023. Setelahnya, ia menjadi penduduk tetap yang sah dan dikenal sebagai pemegang kartu hijau pada tahun lalu.
Selama beberapa waktu, Khalil juga disebutkan sempat bekerja sebagai petugas urusan politik di Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di New York. Sementara di Universitas Columbia, ia dikenal aktif dalam berbagai aksi pro-Palestina, termasuk berperan sebagai negosiator utama dalam "Gaza Solidarity Encampment" pada April 2024
Sejalan dengan aktivitasnya yang dianggap ancaman, Khalil mulai diselidiki oleh badan disiplin baru di Universitas Columbia yang berfokus pada pengaduan pelecehan dan diskriminasi. Tak jarang, ia juga mulai mendapat diskriminasi dan ancaman.
Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab
Lihat Juga :