Profil Mahmoud Khalil, Aktivis Muslim AS yang Ditangkap karena Menentang Kebijakan Donald Trump

Rabu, 12 Maret 2025 - 22:22 WIB
loading...
Profil Mahmoud Khalil,...
Mahmoud Khalil ditangkap karena menentang kebijakan Donald Trump. Foto/X/@JoshEakle
A A A
WASHINGTON - Profil Mahmoud Khalil akan diulas di artikel ini. Ia adalah aktivis Muslim Amerika Serikat (AS) yang baru-baru ini ditangkap karena menentang kebijakan Donald Trump.

Melansir FoxNews, Presiden Donald Trump mengumumkan pada Senin (10/3) bahwa agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE) menangkap Mahmoud Khalil di apartemen milik universitasnya di Upper West Side. Departemen Keamanan Dalam Negeri dalam sebuah posting X menyebut pihaknya melakukan penangkapan tersebut untuk melindungi keamanan nasional AS dan mengklaim bahwa Khalil telah memimpin kegiatan yang berkaitan dengan Hamas.

Selama ini, Khalil memang dikenal sering menentang kebijakan dan sikap Donald Trump terhadap isu Palestina. Salah satu contohnya tentang larangan antisemitisme di kampus-kampus Amerika Serikat yang dianggapnya bisa membungkam kritik terhadap Israel dan dapat membatasi hak mahasiswa untuk menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

Profil Mahmoud Khalil

Mahmoud Khalil adalah seorang aktivis Palestina kelahiran Suriah. Ia menjadi salah satu sosok yang paling menonjol dalam gelombang protes di Universitas Columbia dan kampus-kampus lain di seluruh dunia.

Melansir APNews, Khalil sebenarnya sudah menyelesaikan gelar master dari School of International and Public Affairs (SIPA) di Universitas Columbia pada Desember 2024. Namun, ia masih sering di sana karena menjadi negosiator mahasiswa, peran yang membuatnya sering berbicara dengan pejabat universitas dan pers.

Melihat latar belakangnya, Khalil lahir dan dibesarkan di Suriah. Meski begitu, ia disebutkan memiliki kakek-nenek Palestina yang dulu diusir dari tanah airnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved