Hamas Kecam Israel Gunakan Bantuan sebagai Kartu Pemerasan Politik

Selasa, 11 Maret 2025 - 21:28 WIB
loading...
Hamas Kecam Israel Gunakan...
Warga Palestina menerima paket tepung terigu sebagai bantuan kemanusiaan di pusat distribusi UNRWA di kamp Jabalia, Jalur Gaza utara, 9 Maret 2025. Foto/Rizek Abdeljawad/Xinhua
A A A
GAZA - Hamas mengutuk Israel terus mencegah masuknya bantuan kemanusiaan dan bahan-bahan pokok ke Jalur Gaza.

Kelompok Palestina itu menyebut penutupan penyeberangan ke Gaza sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata dan hukum internasional yang mengancam nyawa warga sipil yang tidak bersalah.

"Kami menyerukan kepada para mediator untuk menekan pendudukan agar mematuhi komitmennya dan segera membuka penyeberangan, untuk memastikan aliran bantuan kemanusiaan dan mengakhiri kebijakan hukuman kolektif yang dilakukan oleh otoritas pendudukan terhadap rakyat kami," tegas pernyataan Hamas.

"Meskipun kami mengutuk penggunaan bantuan sebagai kartu pemerasan politik, kami menegaskan kebijakan agresif ini tidak akan mematahkan tekad rakyat kami, dan tidak akan berhasil mencapai tujuan pendudukan. Rakyat kami akan melanjutkan keteguhan dan perjuangan mereka hingga mereka merebut hak-hak mereka yang sah," ungkap Hamas.

Sementara itu, berikut ini perkembangan terbaru di Gaza dan Tepi Barat. Serangan tentara Israel menewaskan enam orang di Gaza, termasuk seorang wanita di dekat Rafah dan lima orang di dekat Koridor Netzarim.
Pasukan Israel juga menewaskan empat orang, termasuk seorang wanita tua, di kota Jenin, Tepi Barat yang diduduki.

Militer Israel mengklaim menewaskan tiga pejuang dalam bentrokan di kota itu, yang telah diserbu pasukan Zionis selama 50 hari.

Lebih banyak toko roti tutup dan makanan menjadi semakin langka di pasar-pasar Gaza karena Israel terus memblokir bantuan tanpa adanya kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata.

Negosiator AS dan Israel, yang berangkat ke Qatar untuk perundingan gencatan senjata lebih lanjut, diperkirakan akan mendorong perpanjangan fase pertama dari kesepakatan gencatan senjata.

Pemukim Israel, bersenjatakan pentungan dan tongkat, menyerbu desa Palestina Haribat al-Nabi, dekat Hebron, dan menyerang penduduk dan properti mereka.

Baca juga: Keluarga Sandera Israel Beri Netanyahu Waktu 24 Jam untuk Setop Pemutusan Listrik Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved