Duterte Dulu Menantang ICC, Sekarang: Anda Bunuh Saya Saja!

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:32 WIB
loading...
Duterte Dulu Menantang...
Mantan presiden Rodrigo Duterte ditangkap polisi Filipina atas perintah Pengadilan Krimnal Internasional atau ICC terkait perang berdarah melawan peredaran narkoba. Foto/Phil Star
A A A
MANILA - Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte ditangkap polisi atas perintah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terkait perang berdarahnya melawan peredaran narkoba.

Saat berkuasa, Duterte pernah menantang ICC untuk menyelidikinya atas kebijakannya mengobarkan perang melawan peredaran narkoba yang diperkirakan menewaskan hingga 30.000 orang.

Namun, tepat sebelum turun dari pesawat usai perjalanan akhir pekan ke Hong Kong, nada Duterte yan dulu menantang itu telah berubah. Menghadapi para pejabat penegak hukum, dia berkata: "Anda bunuh saya saja."

Baca Juga: 4 Alasan Mantan Presiden Duterte Ditangkap, dari Membunuh 30.000 Orang hingga Konflik Dinasti Politik di Filipina

Duterte tiba di Filipina pada Selasa (11/3/2025), disambut oleh beberapa personel polisi di Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA).

Dia menerima surat perintah penangkapan ICC dari Jaksa Agung, menurut Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Filipina.

Hal ini menyusul spekulasi selama berhari-hari tentang kemungkinan surat perintah penangkapan dalam penyelidikan ICC terhadap perang melawan narkoba yang dilakukan Duterte dan pembunuhan di luar hukum yang terkait dengannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved