Duterte Dulu Menantang ICC, Sekarang: Anda Bunuh Saya Saja!

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:32 WIB
loading...
A A A
Kelompok hak asasi manusia (HAM) dan ICC memperkirakan jumlah pembunuhan di luar hukum mencapai 12.000 hingga 30.000, sementara data resmi mencatat lebih dari 6.000 pembunuhan sewenang-wenang yang terkait dengan perang narkoba.

Dalam sebuah video yang dikirimkan ke media, Duterte mengatakan dia menolak untuk ditangkap, terutama oleh pejabat yang bersekutu dengan kekuatan Barat.

“Saya tidak akan mengizinkannya jika Anda berpihak pada orang Barat itu,” kata mantan presiden Filipina tersebut, seperti dikutip dari Phil Star.

Kepala Kelompok Investigasi dan Deteksi Kriminal (CIDG) Polisi Nasional Fulipina Nicholas Torre III mengatakan bahwa seorang perwakilan dari Organisasi Kepolisian Kriminal Internasional (Interpol) juga hadir di bandara tersebut.

PCO juga mengonfirmasi bahwa Interpol Manila menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari ICC pada Selasa pagi.

Namun, perlu diingat juga bahwa Duterte telah menantang ICC untuk "bergegas" ketika dia hadir sebagai narasumber di penyelidikan Komite Quad Parlemen atas perang narkoba yang dilakukannya.

“Butuh waktu lama, Bu, saya mungkin sudah meninggal sebelum mereka dapat menyelidiki saya," katanya pada 13 November 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved