Senator Top AS: Ukraina Bisa Lebih Buruk daripada Afghanistan

Senin, 10 Maret 2025 - 09:12 WIB
loading...
A A A
"Tetapi saya pikir mereka akan melakukannya, dan saya pikir itu akan menjadi jelas selama dua atau tiga hari ke depan."

Pejabat AS dan Ukraina bersiap untuk bertemu di Arab Saudi minggu ini untuk bekerja menuju kesepakatan mineral tanah langka potensial dan perjanjian gencatan senjata dengan Rusia.

Tetapi Trump telah memberi isyarat kepada sekutu domestiknya bahwa dia menginginkan lebih dari sekadar kesepakatan mineral tanah langka dari Ukraina sebagai imbalan untuk memulai kembali bantuan dan berbagi intelijen Amerika.

Ketika ditanya tentang kesepakatan mineral tanah langka Ukraina selama wawancara terpisah di acara "Sunday Morning Futures" di Fox News, Trump mengatakan kepada Maria Bartiromo: "Saya rasa begitu. Saya rasa itu akan terjadi."

Trump juga menanggapi kritik bahwa dia tidak bersikap keras terhadap Rusia, dengan mengatakan kepada Bartiromo: "Saya bersikap sangat keras terhadap Rusia, lebih keras daripada siapa pun yang pernah bersikap keras terhadap Rusia, jika Anda pikirkan."

Dalam sebuah posting di X Sabtu, Zelensky menunjuk delegasi Ukraina untuk menghadiri pertemuan di Arab Saudi, dengan mengatakan: "Ukraina berkomitmen penuh untuk dialog yang konstruktif."

"Ukraina telah mencari perdamaian sejak detik pertama perang ini. Proposal yang realistis sudah ada di atas meja. Kuncinya adalah bergerak cepat dan efektif," tulis Zelensky.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved