Ribuan Tentara Ukraina Terancam Dikepung Pasukan Rusia di Kursk
Minggu, 09 Maret 2025 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Deep State mengatakan pada Kamis malam bahwa pasukan Rusia telah maju di dekat pemukiman Kuryilovka. Dalam pembaruan yang dirilis pada hari Jumat, disebutkan pula bahwa pasukan Rusia menekan posisi pasukan Ukraina di daerah perbatasan dengan wilayah Sumy sebagai bagian dari operasi yang sama dan bergerak untuk mencoba memblokir pasokan bagi pasukan Ukraina di dalam Kursk.
“Perlu dicatat bahwa musuh memiliki keunggulan dalam UAV (pesawat nirawak), baik pengintaian maupun penyerang. Yang paling umum digunakan adalah pesawat nirawak FPV. Mereka terutama bertanggung jawab atas pengendalian tembakan terhadap segala sesuatu yang bergerak ‘masuk’ atau ‘keluar’ dari wilayah Kursk,” kata Deep State dalam catatannya.
Yuri Podolyaka, seorang blogger perang Rusia yang berpengaruh, mengatakan pasukan Rusia telah menerobos selatan Sudzha, sebuah kota Rusia yang terletak di dalam kantong yang hampir terkepung.
“Angkatan Bersenjata Rusia telah membuat irisan yang dalam (hingga 4 kilometer) dan benar-benar mencapai rute pasokan alternatif ke Sudzha (yang digunakan musuh karena jalan utama tidak dapat digunakan),” tulis Podolyaka di saluran Telegramnya.
Seorang analis militer Ukraina dan mantan komandan, Evhen Dykyi, mengatakan pasukan Ukraina telah meningkatkan posisi mereka dalam satu atau dua hari terakhir di perbatasan Sudhza.
“Baru kemarin, kami meluncurkan serangan balik lagi ke sana,” katanya kepada Radio NV.
“Sekarang giliran kami untuk menyerang bagian belakang dan logistik mereka. Kita akan lihat seberapa sukses tindakan balasan ini nantinya.”
Staf Umum Ukraina, dalam laporan larut malam pada hari Jumat, mengatakan angkatan bersenjatanya telah menangkis 29 serangan Rusia di wilayah Kursk selama sehari terakhir. Pasukan Rusia, katanya, telah melancarkan 22 serangan udara.
“Perlu dicatat bahwa musuh memiliki keunggulan dalam UAV (pesawat nirawak), baik pengintaian maupun penyerang. Yang paling umum digunakan adalah pesawat nirawak FPV. Mereka terutama bertanggung jawab atas pengendalian tembakan terhadap segala sesuatu yang bergerak ‘masuk’ atau ‘keluar’ dari wilayah Kursk,” kata Deep State dalam catatannya.
Yuri Podolyaka, seorang blogger perang Rusia yang berpengaruh, mengatakan pasukan Rusia telah menerobos selatan Sudzha, sebuah kota Rusia yang terletak di dalam kantong yang hampir terkepung.
“Angkatan Bersenjata Rusia telah membuat irisan yang dalam (hingga 4 kilometer) dan benar-benar mencapai rute pasokan alternatif ke Sudzha (yang digunakan musuh karena jalan utama tidak dapat digunakan),” tulis Podolyaka di saluran Telegramnya.
Seorang analis militer Ukraina dan mantan komandan, Evhen Dykyi, mengatakan pasukan Ukraina telah meningkatkan posisi mereka dalam satu atau dua hari terakhir di perbatasan Sudhza.
“Baru kemarin, kami meluncurkan serangan balik lagi ke sana,” katanya kepada Radio NV.
“Sekarang giliran kami untuk menyerang bagian belakang dan logistik mereka. Kita akan lihat seberapa sukses tindakan balasan ini nantinya.”
Staf Umum Ukraina, dalam laporan larut malam pada hari Jumat, mengatakan angkatan bersenjatanya telah menangkis 29 serangan Rusia di wilayah Kursk selama sehari terakhir. Pasukan Rusia, katanya, telah melancarkan 22 serangan udara.
(mas)
Lihat Juga :