Ribuan Tentara Ukraina Terancam Dikepung Pasukan Rusia di Kursk

Minggu, 09 Maret 2025 - 13:50 WIB
loading...
A A A
“Jika pasukan Ukraina tidak dapat memulihkan situasi dengan cepat, ini bisa menjadi momen di mana tonjolan Kursk akhirnya mulai tertutup menjadi kantong yang dikepung,” imbuh dia.

Tidak ada konfirmasi resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia atau militer Ukraina mengenai dorongan pasukan Moskow, yang keduanya cenderung melaporkan perubahan medan perang dengan penundaan.

Yan Matveev, analis militer lainnya, mengatakan di Telegram bahwa Ukraina harus membuat pilihan yang sulit.

“Satu-satunya argumen yang mendukung mempertahankan pangkalan jembatan adalah alasan politik. Untuk menggunakan sisa-sisa pangkalan jembatan untuk tawar-menawar. Dan juga sedikit moral—lagipula, mundur adalah mundur,” katanya.

Membawa Perang ke Rusia


Serangan Ukraina ke Kursk Agustus lalu adalah serangan paling serius di wilayah Rusia sejak invasi Nazi ke Uni Soviet pada tahun 1941. Itu dirancang untuk membawa perang ke orang-orang Rusia biasa, yang telah coba dilindungi Kremlin dari dampak pertempuran yang berkecamuk di dalam Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa hal itu juga ditujukan untuk mencoba meredakan tekanan pada pasukan Ukraina yang mempertahankan negara mereka sendiri dari pasukan Rusia di timur dengan memaksa Moskow mengalihkan sumber daya untuk mempertahankan wilayahnya sendiri, dan memberi Kyiv potensi tawar-menawar dalam perundingan damai di masa mendatang.

Serangan Ukraina ke Kursk memalukan bagi Moskow dan menimbulkan pertanyaan yang tidak mengenakkan tentang kemampuannya untuk melindungi perbatasannya sendiri.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah berulang kali mengatakan pasukannya akan mendapatkan kembali kendali penuh atas Kursk dengan kekerasan dan menolak gagasan untuk menjadikannya bagian dari perundingan yang lebih luas di masa mendatang.

Pemetaan sumber terbuka dari Deep State, sumber blog militer Ukraina yang otoritatif, menunjukkan pada hari Jumat bahwa sekitar tiga perempat pasukan Ukraina di dalam Kursk kini hampir sepenuhnya dikepung oleh pasukan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved