Perang Sengit Loyalis Assad vs Pasukan Suriah Berkecamuk, Lebih dari 70 Orang Tewas

Jum'at, 07 Maret 2025 - 14:56 WIB
loading...
A A A

Eks Jenderal Era Rezim Hafez al-Assad Ditangkap


Observatorium mengatakan sebagian besar personel keamanan yang tewas berasal dari bekas kubu pemberontak Idlib di barat laut.

Selama operasi tersebut, pasukan keamanan menangkap dan menahan seorang mantan kepala intelijen Angkatan Udara, salah satu badan keamanan keluarga Assad yang paling tepercaya.

"Pasukan kami di kota Jableh berhasil menangkap penjahat Jenderal Ibrahim Huweija," demikian laporan kantor berita negara Suriah, SANA.

"Dia dituduh melakukan ratusan pembunuhan selama era penjahat Hafez al-Assad," lanjut lapiran itu, merujuk pada sosok ayah dan pendahulu Bashar al-Assad.

Huweija, yang mengepalai intelijen Angkatan Udara dari tahun 1987 hingga 2002, telah lama menjadi tersangka dalam pembunuhan pemimpin Druze Lebanon Kamal Bek Jumblatt tahun 1977.

Direktur keamanan provinsi setempat mengatakan pasukan keamanan bentrok dengan orang-orang bersenjata yang setia kepada komandan pasukan khusus era Assad di desa lain di Latakia, setelah pihak berwenang dilaporkan melancarkan serangan helikopter.

"Kelompok bersenjata yang bentrok dengan pasukan keamanan kami di pedesaan Latakia berafiliasi dengan penjahat perang Suhail al-Hassan," kata direktur keamanan itu kepada SANA.

Dijuluki "Si Macan", Hassan memimpin pasukan khusus negara itu dan sering digambarkan sebagai "prajurit favorit" Assad. Dia bertanggung jawab atas kemajuan militer utama oleh pemerintah Assad pada tahun 2015.

Serangan Helikopter Pasukan Suriah


SOHR sebelumnya melaporkan serangan yang dilancarkan oleh helikopter Suriah terhadap orang-orang bersenjata di desa Beit Ana dan hutan-hutan di sekitarnya, bertepatan dengan serangan artileri terhadap desa tetangga.

SANA melaporkan bahwa para milisi pro-Assad telah menembaki anggota dan peralatan Kementerian Pertahanan di dekat desa tersebut, menewaskan satu anggota pasukan keamanan dan melukai dua lainnya.

Sumber Kementerian Pertahanan kemudian mengatakan kepada SANA bahwa bala bantuan militer dalam jumlah besar sedang dikerahkan ke daerah Jableh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
Sosok Mayor Madmuin...
Sosok Mayor Madmuin Hasibuan, Pimpin TKR Laoet Bertempur Melawan Tentara Sekutu
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved