Perang Sengit Loyalis Assad vs Pasukan Suriah Berkecamuk, Lebih dari 70 Orang Tewas

Jum'at, 07 Maret 2025 - 14:56 WIB
loading...
Perang Sengit Loyalis...
Perang sengit antara para milisi bersenjata loyalis presiden terguling Bashar al-Assad melawan pasukan Suriah terus berlanjut. Lebih dari 70 orang tewas. Foto/The New Arab
A A A
DAMASKUS - Perang sengit antara milisi bersenjata loyalis presiden terguling Bashar al-Assad melawan pasukan keamanan Suriah terus berkecamuk. Hingga Jumat (7/3/2025), sudah lebih dari 70 orang tewas.

Perang saudara tersebut dimulai sejak Kamis di kota pesisir Jableh dan desa-desa di sekitarnya. Awalnya, korban tewas sebanyak 43 orang.

Para milisi bersenjata itu dulunya adalah tentara reguler rezim Assad.

Baca Juga: Loyalis Assad dan Pasukan Suriah Perang Sengit, 48 Orang Tewas

"Lebih dari 70 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dan ditangkap dalam bentrokan berdarah dan penyergapan di pantai Suriah antara anggota Kementerian Pertahanan serta Kementerian Dalam Negeri dan militan dari tentara rezim yang sudah tidak berkuasa," kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) dalam sebuah posting di X.

Pada Kamis, SOHR melaporkan 28 orang dari kelompok milisi bersenjata pro-Assad tewas. Sedangkan di pihak pasukan keamanan Suriah sebanyak 16 personel tewas.

Pertempuran sebelumnya terjadi di provinsi pesisir Mediterania Latakia, jantung minoritas Alawite yang dianggap sebagai benteng pendukung selama pemerintahan Assad.

"Dalam serangan yang direncanakan dengan baik dan terencana, beberapa kelompok sisa milisi Assad menyerang posisi dan pos pemeriksaan kami, menargetkan patroli di wilayah Jableh," kata Mustafa Kneifati, seorang pejabat keamanan di Latakia.

"Serangan tersebut mengakibatkan banyak korban tewas dan luka-luka di antara pasukan kami," ujarnya, tanpa menyebutkan jumlah korban.

Kneifati mengatakan pasukan keamanan akan berusaha untuk menghilangkan kehadiran sisa-sisa milisi pro-Assad.

"Kami akan memulihkan stabilitas di wilayah tersebut dan melindungi properti milik rakyat kami," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Sosok Mayor Madmuin...
Sosok Mayor Madmuin Hasibuan, Pimpin TKR Laoet Bertempur Melawan Tentara Sekutu
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Microdrama Time Traveling...
Microdrama Time Traveling The Young Marshal, Kisah Pemuda yang Kembali ke Era Republic of China
Berita Terkini
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Infografis
Setekah Perang Sengit,...
Setekah Perang Sengit, Rusia Akhirnya Rebut New York dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved