Latihan Tempur Kacau, Jet Militer Korea Selatan Malah Mengebom Warganya Sendiri

Kamis, 06 Maret 2025 - 12:58 WIB
loading...
Latihan Tempur Kacau,...
Jet tempur KF-16 Angkatan Udara Korea Selatan tak sengaja jatuhkan 8 bom serbaguna MK-82 ke area sipil selama latihan tempur. Beberapa warga sipil terluka. Foto/X @sentdefender
A A A
SEOUL - Angkatan Udara Korea Selatan (Korsel) mengatakan pada hari Kamis (6/3/2025) bahwa salah satu jet tempurnya secara tidak sengaja menjatuhkan delapan bom di tempat yang salah selama latihan tempur, yang mengakibatkan cedera warga sipil.

"Delapan bom serbaguna MK-82 dilepaskan secara tidak wajar dari pesawat Angkatan Udara KF-16, mendarat di luar jarak tembak yang ditentukan," kata Angkatan Udara.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 pagi di Pocheon, sekitar 25 kilometer (16 mil) selatan perbatasan yang dijaga ketat dengan Korea Utara yang bersenjata nuklir.

Baca Juga: AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir ke Korsel setelah Korut Tembakkan Rudal Jelajah Strategis

"Kami sangat menyesalkan pelepasan bom yang tidak disengaja, yang mengakibatkan korban sipil, dan berharap mereka yang terluka segera pulih," lanjut Angkatan Udara Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, yang dikutip AFP.

Angkatan Udara telah membentuk komite tanggap kecelakaan untuk menyelidiki insiden itu, dan mengatakan akan mengambil semua tindakan yang diperlukan, termasuk kompensasi atas kerusakan.

"Jet militer itu telah berpartisipasi dalam latihan tembak langsung gabungan yang melibatkan Angkatan Udara dan Angkatan Darat," imbuh pernyataan Angkatan Udara.

Korea Selatan mengadakan latihan tembak langsung gabungan dengan Amerika Serikat (AS) pada hari Kamis di Pocheon, menurut kantor berita Yonhap.

Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan mengatakan bahwa bom-bom tersebut diduga jatuh di sebuah desa selama latihan gabungan Korea Selatan-AS.

"Hal ini mengakibatkan korban dan kerusakan properti, dengan banyak penduduk mengungsi," katanya, seraya menambahkan bahwa empat orang mengalami luka serius dan tiga orang mengalami luka ringan.

Satu bangunan gereja dan bagian dari dua rumah rusak, menurut pernyataan badan tersebut.

Seperti Guntur, Rumah Berguncaang


Seorang penduduk setempat, yang hanya menyebutkan nama belakangnya Park, mengatakan kepada Yonhap bahwa dia sedang berada di rumah, menonton televisi ketika insiden itu terjadi.

"Saya tiba-tiba mendengar ledakan besar, seperti guntur, dan seluruh rumah berguncang. Ketika saya keluar, semuanya kacau," kata Park.

Bahkan di sebuah pusat perawatan orang lanjut usia sekitar satu kilometer jauhnya, insiden pengeboman itu terasa.

"Ledakan tiba-tiba mengguncang gedung. Jendela pecah, dan salah satu guru kami terluka dan dibawa ke rumah sakit," kata direktur pusat tersebut, yang bermarga Yu, kepada Yonhap.

"Untungnya, tidak ada satu pun senior yang terluka, tetapi mereka sangat ketakutan sehingga kami memulangkan mereka semua," imbuh dia.

Latihan militer gabungan Korea Selatan-AS "Freedom Shield", salah satu latihan gabungan tahunan terbesar sekutu keamanan, secara resmi akan dimulai akhir bulan ini.

Korea Selatan dan Korea Utara secara teknis masih berperang sejak konflik 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Amerika Serikat menempatkan puluhan ribu tentara di Korea Selatan, sebagian untuk melindungi Seoul dari ancaman Pyongyang.

Insiden blunder militer Korea Selatan bukan sekali ini terjadi.

Pada tahun 2022, rudal balistik jarak pendek Hyunmu-2 Korea Selatan secara tidak sengaja jatuh ke lapangan golf militer di provinsi Gangwon di timur Selatan, setelah ditembakkan sebagai respons terhadap peluncuran rudal Korea Utara.

Rudal itu tidak meledak dan tidak ada yang terluka dalam insiden tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Berita Terkini
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved