Peringkatnya Merosot, Pemegang Paspor China Hadapi Diskriminasi di Luar Negeri

Kamis, 06 Maret 2025 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Australia juga punya banyak cerita. Di bea cukai, seorang pria China mengaku tidak punya apa pun untuk dideklarasikan, tetapi para inspektur menemukan 15 kilogram makanan terlarang di dalam kopernya, termasuk daun teh, jamur kering, kenari, daging sapi, dan kurma.

Petugas bea cukai bersikap sopan, tetapi pria itu menanggapi dengan mengumpat dan bahkan meludahi tempat sampah, menunjukkan sikap arogan dan provokatif. Ia didenda AUD340 dan diperingatkan bahwa jika tidak membayar,d ia akan diadili dalam waktu dua jam. Pria itu kemudian berdebat, dan menawarkan AUD200 sebagai gantinya.

Diskriminasi di Bandara Internasional


China memiliki populasi 1,4 miliar orang, tetapi hanya 200 juta yang memegang paspor. Sebagian besar pemegang paspor ini tidak pernah bepergian atau tinggal di luar negeri, jadi mereka tidak memiliki pengalaman langsung tentang kekuatan internasional paspor China yang sesungguhnya.

Baca Juga: Krisis Populasi, Banyak Warga dan Ekspatriat Tinggalkan Kota Shanghai

Banyak yang secara membabi buta mempercayai narasi tentang kekuatan paspor China, tetapi ketika akhirnya bepergian ke luar negeri, mereka menghadapi kenyataan pahit yang bisa sangat mengejutkan.

Seorang pelancong menyatakan kekecewaannya, mempertanyakan apakah warga China sebenarnya telah mendapatkan rasa hormat internasional atau tidak. Dia menceritakan pengalaman perlakuan tidak adil di bandara saat terbang kembali ke China.

Dia mencatat bahwa paspor dari negara-negara seperti Kanada, Australia, dan Selandia Baru mengizinkan perjalanan melalui gerbang otomatis seperti China tidak bisa. Untuk negara dari Asia, dia menganggap hal ini dapat dimengerti untuk Jepang dan Korea Selatan, tetapi bingung mengapa Taiwan juga diperbolehkan untuk ke gerbang otomatis sementara negaranya tidak.

Pelancong lain menceritakan kisah yang membuat frustrasi. Rekan-rekan asingnya merencanakan perjalanan ke Hong Kong dan menemukan fakta bahwa pemegang paspor Amerika Serikat (AS) mendapat masa tinggal bebas visa selama 90 hari dan warga Rusia 14 hari, sedangkan pelancong itu menghadapi kenyataan yang berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved