Peringkatnya Merosot, Pemegang Paspor China Hadapi Diskriminasi di Luar Negeri

Kamis, 06 Maret 2025 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Dengan paspor China-nya, dia memerlukan izin perjalanan khusus untuk Hong Kong dan Makau, yang harus diajukan dua minggu sebelumnya dan berlaku hanya tujuh hari. Rekan-rekannya bingung, mempertanyakan mengapa persyaratan seperti itu ada untuk Hong Kong, yang merupakan bagian dari China.

Peringkat Paspor China


Website peringkat paspor global baru-baru ini menerbitkan peringkat kekuatan paspor 2025, menempatkan China di peringkat ke-115 dari 195 negara, gagal masuk dalam 100 besar. Seorang komentator dengan sinis mencatat bahwa klaim China atas 150 negara bebas visa hanya berlaku untuk paspor diplomatik dan resmi, bukan paspor warga negara biasa.

Di dalam negeri, paspor China dapat menimbulkan masalah. Seorang pelancong mengunggah di TikTok tentang paspornya yang dibatalkan otoritas kota kelahirannya sendiri sebelum dia melakukan perjalanan ke Qatar.

Setelah mendapat informasi di bagian keamanan bandara, dia menghubungi Biro Keamanan Publik setempat, yang menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena kekhawatiran tentang penipuan di luar negeri. Merasa kesal, dia mengatakan bahwa dia belum pernah menghadapi masalah seperti itu sebelumnya, yang mengganggu rencana perjalanannya.

Banyak warga negara China yang menghadapi masalah di perbatasan internasional merasa bingung. Mereka bertanya-tanya mengapa pelancong China masih diperlakukan buruk meski paspor China seharusnya kuat seperti yang dibanggakan pemerintah.

Para blogger berpendapat bahwa hal ini terjadi karena diplomasi keuangan Beijing, di mana China menghabiskan banyak uang untuk bantuan asing, terutama di Afrika, untuk mendapatkan dukungan politik. Hal ini menyebabkan kesalahpahaman bahwa orang China itu kaya dan mudah ditipu, sehingga mereka menjadi sasaran empuk untuk dieksploitasi.

Bahkan seorang komentator nasionalis terkenal baru-baru ini mengecam keras, menyebut pemerintah China "tidak tahu malu" karena berusaha tampil kuat di kancah internasional namun gagal menyatukan Taiwan selama 72 tahun. Dia mengkritik pemerintah karena menghabiskan miliaran dolar setiap tahunnya untuk membuat negara-negara kecil dan miskin mengakui Taiwan sebagai bagian dari China.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Slovenia Larang Pesawat...
Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  
Rekomendasi
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved