Lawan Boikot, Israel Danai Grup Kebencian Anti-Muslim Amerika

Jum'at, 04 September 2020 - 09:03 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Israel menyetujui dana untuk PJTN karena melobi anggota Parlemen AS untuk melarang badan-badan negara bekerja dengan kelompok-kelompok yang mendukung gerakan BDS terhadap Israel. PJTN juga diberi penghargaan karena memobilisasi Zionis Kristen di Afrika Selatan, yang dikatakan sebagai target utama upaya diplomasi publik Israel.

Majalah Forwardyang dilansir Middle East Monitor, Jumat (4/9/2020),melaporkan bahwa hibah kepada PJTN adalah bagian dari dorongan yang lebih luas oleh kementerian untuk mendukung kelompok-kelompok pro-Israel yang memerangi BDS di Amerika Serikat, yang telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah kelompok-kelompok itu dengan benar mengungkapkan dukungan yang mereka terima dari entitas asing. (Baca juga: Tel Aviv Puji UEA Hapus UU Boikot Israel )

Persetujuan dana pemerintah Israel untuk PJTN menyoroti hubungan antara kelompok pro-Israel dan peningkatan global dalam kebencian anti-Muslim selama dua dekade terakhir. Sering digambarkan sebagai "industri Islamofobia", jumlah kelompok yang menjajakan kebencian terhadap Muslim dan Islam telah meningkat secara eksponensial sejak serangan teror 2001 di New York.

Sebuah makalah 2015 oleh Dr Hilary Aked menyimpulkan bahwa ada tumpang tindih yang tak terbantahkan antara Zionisme sayap kanan dan Islamofobia. Makalah tersebut berusaha mengidentifikasi sumber meningkatnya kebencian anti-Muslim dan menemukan pendanaan terkait Israel dari donor industri Islamofobia menjadi faktor yang berkontribusi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved