Israel Kudeta Gencatan Senjata dan Serang Gaza, 4 Orang Tewas

Senin, 03 Maret 2025 - 07:29 WIB
loading...
A A A
Termasuk kematian pada hari Minggu, Kementerian Kesehatan Gaza telah mencatat 116 orang tewas oleh militer Israel sejak gencatan senjata berlaku pada tanggal 19 Januari, yang secara substansial mengurangi kekerasan.

Mediator Mesir, Palang Merah, dan PBB semuanya telah meminta agar gencatan senjata dipertahankan.

"Tidak ada alternatif selain implementasi penuh dan setia oleh semua pihak atas apa yang ditandatangani Januari lalu," kata Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty.

Dia meminta Uni Eropa untuk memberikan tekanan pada pihak-pihak "terutama pihak Israel".

Menyusul pengumuman penangguhan bantuan, gambar-gambar AFP menunjukkan truk-truk bermuatan barang berjejer di sisi Mesir dari penyeberangan Rafah menuju Gaza.

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich, yang partainya sangat penting untuk menjaga pemerintahan Netanyahu tetap berkuasa, menyambut baik keputusan untuk menangguhkan bantuan.

Menurut Israel, perpanjangan gencatan senjata akan membebaskan separuh sandera yang masih berada di Gaza pada hari kesepakatan mulai berlaku, sedangkan sisanya akan dibebaskan pada akhirnya jika kesepakatan dicapai mengenai gencatan senjata permanen.

Juru bicara Hamas Hazem Qassem kemudian mengatakan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi keputusannya terhadap rakyat Jalur Gaza dan nasib para tahanannya.

Kelompok militan sekutu Hamas, Jihad Islam, menuduh Israel "menyabotase" gencatan senjata.

Dari 251 tawanan yang ditawan Hamas selama serangannya pada 7 Oktober 2023 di Israel, 58 orang masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang dikonfirmasi militer Israel telah tewas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Houthi Sepakat Melakukan Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved