Israel Kudeta Gencatan Senjata dan Serang Gaza, 4 Orang Tewas
Senin, 03 Maret 2025 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
Menurut PBB, perang brutal Israel telah membuat hampir seluruh penduduk Gaza mengungsi, dan memicu kelaparan yang meluas.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan: "Dia telah memutuskan bahwa, mulai pagi ini, semua barang dan perbekalan yang masuk ke Jalur Gaza akan ditangguhkan."
Disebutkan juga bahwa akan ada konsekuensi bagi Hamas jika tidak menerima perpanjangan gencatan senjata sementara.
Di sebuah jalan berpasir di Kota Gaza, Mays Abu Amer (21) menyatakan harapannya bahwa gencatan senjata dapat berlanjut untuk jangka waktu yang lebih lama dan selamanya.
"Karena kami mengalami begitu banyak kerusakan, kami membutuhkan banyak waktu untuk rekonstruksi," ujarnya.
Hamas mengatakan: "Keputusan untuk menangguhkan bantuan kemanusiaan adalah pemerasan murahan, kejahatan perang, dan kudeta terang-terangan terhadap perjanjian (gencatan senjata)."
Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan penembakan artileri dan tembakan dari tank-tank Israel di sebelah timur kota Khan Younis di Gaza selatan.
Militer Israel berdalih tidak mengetahui adanya penembakan artileri di daerah tersebut.
Namun, Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan satu orang tewas dalam serangan pesawat nirawak Israel di daerah tersebut, dan satu orang lagi tewas di kota lain di dekatnya.
Militer Israel mengatakan telah melakukan serangan udara di Gaza utara yang menargetkan tersangka yang dituduh telah menanam alat peledak di dekat pasukannya.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan: "Dia telah memutuskan bahwa, mulai pagi ini, semua barang dan perbekalan yang masuk ke Jalur Gaza akan ditangguhkan."
Disebutkan juga bahwa akan ada konsekuensi bagi Hamas jika tidak menerima perpanjangan gencatan senjata sementara.
Gencatan Senjata Selamanya
Di sebuah jalan berpasir di Kota Gaza, Mays Abu Amer (21) menyatakan harapannya bahwa gencatan senjata dapat berlanjut untuk jangka waktu yang lebih lama dan selamanya.
"Karena kami mengalami begitu banyak kerusakan, kami membutuhkan banyak waktu untuk rekonstruksi," ujarnya.
Hamas mengatakan: "Keputusan untuk menangguhkan bantuan kemanusiaan adalah pemerasan murahan, kejahatan perang, dan kudeta terang-terangan terhadap perjanjian (gencatan senjata)."
Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan penembakan artileri dan tembakan dari tank-tank Israel di sebelah timur kota Khan Younis di Gaza selatan.
Militer Israel berdalih tidak mengetahui adanya penembakan artileri di daerah tersebut.
Namun, Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan satu orang tewas dalam serangan pesawat nirawak Israel di daerah tersebut, dan satu orang lagi tewas di kota lain di dekatnya.
Militer Israel mengatakan telah melakukan serangan udara di Gaza utara yang menargetkan tersangka yang dituduh telah menanam alat peledak di dekat pasukannya.
Lihat Juga :