Nasib Nauru: Dulu Negara Terkaya, Sekarang Jual Kewarganegaraan demi Bertahan Hidup
loading...
A
A
A
Namun, persediaan "harta karun" tersebut telah lama mengering, dan para peneliti saat ini memperkirakan 80 persen wilayah Nauru tidak dapat dihuni lagi karena pertambangan bertahun-tahun.
Lahan kecil yang tersisa di Nauru terancam oleh naiknya permukaan laut yang mendekat, di mana para ilmuwan telah mengukur permukaan laut naik 1,5 kali lebih cepat dari rata-rata global.
Upaya pendanaan iklim yang ada "tidak cukup" untuk mengatasi tantangan tersebut, kata Edward Clark, yang menjalankan Program Kewarganegaraan Ketahanan Ekonomi dan Iklim Nauru yang baru.
"Pembiayaan utang memberikan beban yang tidak semestinya pada generasi mendatang dan tidak ada cukup bantuan," katanya kepada AFP.
Pemerintah Nauru berharap dapat meraup USD5,7 juta pada tahun pertama program tersebut, yang setara dengan sekitar 66 aplikasi yang berhasil, kata Clark.
Pemerintah berharap jumlah ini akan meningkat secara bertahap hingga USD43 juta—atau sekitar 500 aplikasi yang berhasil—yang akan mencapai hampir 20 persen dari total pendapatan pemerintah.
Pejabat Nauru yakin 90 persen penduduk pada akhirnya harus pindah ke dataran tinggi.
Tahap pertama relokasi massal ini diperkirakan menelan biaya lebih dari USD60 juta.
Untuk membayar tagihan, Nauru telah menggantungkan harapannya pada program kewarganegaraan melalui investasi yang baru.
Clark mengatakan itu adalah semacam "inovasi".
Lahan kecil yang tersisa di Nauru terancam oleh naiknya permukaan laut yang mendekat, di mana para ilmuwan telah mengukur permukaan laut naik 1,5 kali lebih cepat dari rata-rata global.
Skema Paspor Emas
Upaya pendanaan iklim yang ada "tidak cukup" untuk mengatasi tantangan tersebut, kata Edward Clark, yang menjalankan Program Kewarganegaraan Ketahanan Ekonomi dan Iklim Nauru yang baru.
"Pembiayaan utang memberikan beban yang tidak semestinya pada generasi mendatang dan tidak ada cukup bantuan," katanya kepada AFP.
Pemerintah Nauru berharap dapat meraup USD5,7 juta pada tahun pertama program tersebut, yang setara dengan sekitar 66 aplikasi yang berhasil, kata Clark.
Pemerintah berharap jumlah ini akan meningkat secara bertahap hingga USD43 juta—atau sekitar 500 aplikasi yang berhasil—yang akan mencapai hampir 20 persen dari total pendapatan pemerintah.
Pejabat Nauru yakin 90 persen penduduk pada akhirnya harus pindah ke dataran tinggi.
Tahap pertama relokasi massal ini diperkirakan menelan biaya lebih dari USD60 juta.
Untuk membayar tagihan, Nauru telah menggantungkan harapannya pada program kewarganegaraan melalui investasi yang baru.
Clark mengatakan itu adalah semacam "inovasi".
Lihat Juga :