Kewalahan Atasi Kebakaran Los Angeles, Muncul Opsi 60 Pesawat Ciduk Laut Samudra Pasifik

Selasa, 14 Januari 2025 - 07:18 WIB
loading...
Kewalahan Atasi Kebakaran...
Pemerintah California kewalahan atasi kebakaran Los Angeles. Sekarang muncul opsi lebih dari 60 pesawat menciduk air laut Samudra Pasifik untuk padamkan kebakaran. Foto/Screengrab video USA Today
A A A
LOS ANGELES - Pemerintah negara bagian California, Amerika Serikat (AS), telah kewalahan mengatasi kebakaran Los Angeles. Sekarang muncul opsi menciduk air laut di Samudra Pasisik dengan lebih dari 60 pesawat untuk memadamkan kebakaran dahsyat tersebut.

Kobaran api, hingga hari ini (14/1/2025) WIB, terus membakar Palisades dan Eaton. Sebanyak 24 orang tewas sejak kebakaran dimulai Selasa pekan lalu. Lebih dari 12.000 bangunan hancur, dan lebih dari 60 mil persegi area di Palisades dan Eaton hangus.

Sementara beberapa hidran kebakaran di Los Angeles mengering di tengah kebakaran hutan yang ekstrem, masyarakat bertanya-tanya apakah petugas pemadam kebakaran dapat menggunakan air asin dari laut alih-alih menghabiskan sumber air tawar.

Baca Juga: Kebakaran Los Angeles: Korban Tewas Menjadi 24 Orang, Bencana Tak Kunjung Berakhir

Jawaban singkatnya adalah ya, mereka bisa—tetapi itu lebih rumit daripada sekadar pergi ke pantai untuk mengangkut air ke lereng bukit Los Angeles.

3 Masalah dari Opsi Padamkan Kebakaran dengan Air Laut

1. Aksesibilitas Air Asin


Dengan lebih dari 60 pesawat, California memiliki armada penerbangan sipil terbesar untuk memadamkan api di dunia, menurut Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California atau Cal Fire.

Namun, hanya beberapa dari mereka yang mampu mengambil air dari Samudra Pasifik.

Pesawat yang disebut Super Scooper CL-415 terlihat melakukan hal itu minggu lalu untuk membantu memperlambat penyebaran Kebakaran Palisades sementara petugas pemadam kebakaran di lapangan berupaya mengendalikan kobaran api.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved