Sepak Terjang Dewas Danantara Tony Blair yang Dianggap Zionis Sejati dan Pendukung Kuat Israel

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:45 WIB
loading...
A A A
Keengganan Mengkritik Israel

Blair jarang mengkritik tindakan Israel yang menindas Palestina, meskipun komunitas internasional banyak mengecam kebijakan tersebut.

Dia lebih sering mendorong reformasi di pihak Palestina dibandingkan menuntut Israel untuk mengakhiri pendudukan.

Kegagalan dalam Mendorong Perdamaian

Selama menjabat sebagai utusan perdamaian, Blair gagal menghasilkan perubahan signifikan dalam konflik Israel-Palestina.

Dia lebih fokus pada penguatan ekonomi Palestina tanpa menekan Israel untuk mengakhiri pendudukan.

Hubungan Bisnis dengan Israel

Setelah meninggalkan posisi sebagai utusan perdamaian, Blair terlibat dalam berbagai proyek bisnis di Israel.

Dia memiliki koneksi dengan perusahaan teknologi dan investasi yang berbasis di Israel, menunjukkan kepentingan ekonominya di negara tersebut.

Bukti-bukti Kuat


Berdasarkan bukti-bukti di atas, jelas bahwa Tony Blair adalah seorang Zionis sejati yang secara konsisten mendukung Israel dalam berbagai aspek, baik secara diplomatik, militer, maupun ekonomi.

Selama masa jabatannya sebagai Perdana Menteri Inggris, Blair secara aktif membela kepentingan Israel dalam berbagai konflik.

Setelah lengser, dia tetap mempertahankan hubungan dekat dengan pemerintah Israel dan lobi Zionis, baik dalam kapasitas politik maupun bisnis.

Dukungan Blair terhadap invasi Irak juga menunjukkan dia berperan dalam melemahkan musuh-musuh Israel di Timur Tengah.

Sebagai utusan perdamaian, dia tidak berhasil membawa perubahan berarti bagi Palestina, justru lebih banyak menguntungkan Israel.

Dengan semua bukti ini, tidak berlebihan menyebut Tony Blair sebagai salah satu pemimpin dunia yang paling setia terhadap Zionisme, menjadikannya figur kunci dalam hubungan erat antara Inggris dan Israel.

Baca juga: Utusan Trump Tegaskan Perusahaan AS bisa Kembali ke Rusia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Pangkas Ratusan Entitas...
Pangkas Ratusan Entitas BUMN, Terobosan Rosan Roeslani Tuai Dukungan Akademisi
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved