Utusan Trump Tegaskan Perusahaan AS bisa Kembali ke Rusia

Selasa, 25 Februari 2025 - 14:45 WIB
loading...
Utusan Trump Tegaskan...
Utusan Khusus Presiden Donald Trump Steve Witkoff. Foto/AI golem
A A A
WASHINGTON - Perusahaan Amerika Serikat (AS) akan bisa kembali berbisnis di Rusia jika terjadi kesepakatan gencatan senjata dalam konflik Ukraina, menurut Utusan Khusus Presiden Donald Trump Steve Witkoff.

Pernyataan itu muncul dalam wawancara dengan CBS pada hari Minggu (23/2/2025).

Wawancara tersebut dilakukan beberapa hari setelah Witkoff mengambil bagian dalam negosiasi tingkat tinggi antara Rusia dan AS di Arab Saudi, yang bertujuan memulai kembali hubungan bilateral dan bekerja menuju penyelesaian konflik di Ukraina.

Pembicaraan tersebut juga meletakkan dasar bagi pertemuan puncak antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Setelah pertemuan tersebut, CEO Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) Kirill Dmitriev, anggota delegasi Moskow, mengatakan kepada Reuters bahwa dia mengharapkan sejumlah perusahaan Amerika untuk kembali ke pasar Rusia pada kuartal kedua tahun 2025.

Ketika diminta mengomentari pernyataan tersebut, dan apakah keringanan sanksi dibahas pada pembicaraan dalam wawancara pada hari Minggu, Witkoff mengatakan subjek tersebut tidak muncul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved