Paus Fransiskus Kritis 2 Hari Berturut-turut, Mengalami Masalah Ginjal
Senin, 24 Februari 2025 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Vatikan menggambarkan infeksi yang dialami Paus "kompleks", dengan mengatakan bahwa infeksi tersebut disebabkan oleh dua atau lebih mikroorganisme.
Baca Juga: Umat Katolik Berdoa untuk Kesembuhan Paus Fransiskus yang Masih Kritis
Fransiskus, yang telah menjadi Paus sejak 2013, telah menderita sakit parah dalam dua tahun terakhir. Dia sangat rentan terhadap infeksi paru-paru karena dia menderita radang selaput dada saat dewasa muda dan sebagian dari salah satu paru-parunya telah diangkat.
Vatikan mengatakan pada hari Sabtu bahwa Paus Fransiskus membutuhkan transfusi darah karena tes menunjukkan bahwa dia memiliki jumlah trombosit yang rendah, yang berhubungan dengan anemia.
Trombosit adalah fragmen sel dalam darah yang membentuk gumpalan dan menghentikan atau mencegah pendarahan.
Pada hari Minggu, Vatikan mengatakan bahwa transfusi tersebut telah menunjukkan manfaat dan mengakibatkan peningkatan kadar hemoglobin Paus, yaitu protein yang membantu membawa oksigen dalam tubuh.
Lebih lanjut, Vatikan mengatakan bahwa kadar trombositnya tetap stabil.
Di dekat Vatikan, para peziarah menyampaikan keprihatinan mereka terhadap Paus Fransiskus.
"Saya sangat, sangat sedih," kata Elvira Romana, peziarah asal Italia. "Saya tidak tahu bagaimana Anda dapat melanjutkan hidup seperti biasa saat ini."
Matteo Licari, asal Sardinia, mengatakan bahwa dia sangat khawatir. "Semoga dia dapat terus hidup," kata Licari. "Kami menunggunya kembali ke sini."
Baca Juga: Umat Katolik Berdoa untuk Kesembuhan Paus Fransiskus yang Masih Kritis
Fransiskus, yang telah menjadi Paus sejak 2013, telah menderita sakit parah dalam dua tahun terakhir. Dia sangat rentan terhadap infeksi paru-paru karena dia menderita radang selaput dada saat dewasa muda dan sebagian dari salah satu paru-parunya telah diangkat.
Vatikan mengatakan pada hari Sabtu bahwa Paus Fransiskus membutuhkan transfusi darah karena tes menunjukkan bahwa dia memiliki jumlah trombosit yang rendah, yang berhubungan dengan anemia.
Trombosit adalah fragmen sel dalam darah yang membentuk gumpalan dan menghentikan atau mencegah pendarahan.
Pada hari Minggu, Vatikan mengatakan bahwa transfusi tersebut telah menunjukkan manfaat dan mengakibatkan peningkatan kadar hemoglobin Paus, yaitu protein yang membantu membawa oksigen dalam tubuh.
Lebih lanjut, Vatikan mengatakan bahwa kadar trombositnya tetap stabil.
Peziarah Berdoa untuk Paus Fransiskus
Di dekat Vatikan, para peziarah menyampaikan keprihatinan mereka terhadap Paus Fransiskus.
"Saya sangat, sangat sedih," kata Elvira Romana, peziarah asal Italia. "Saya tidak tahu bagaimana Anda dapat melanjutkan hidup seperti biasa saat ini."
Matteo Licari, asal Sardinia, mengatakan bahwa dia sangat khawatir. "Semoga dia dapat terus hidup," kata Licari. "Kami menunggunya kembali ke sini."
Lihat Juga :