Polandia Marah atas Ulah Tentara Israel Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria

Jum'at, 08 Mei 2026 - 08:16 WIB
loading...
Polandia Marah atas...
Polandia marah atas ulah tentara Israel meletakkan rokok di mulut patung Perawan Maria di sebuah desa Kristen di Lebanon. Foto/Middle East Monitor
A A A
WARSAWA - Pemerintah Polandia menyampaikan kemarahan dan keprihatinan yang mendalam atas ulah seorang tentara Israel yang meletakkan rokok di mulut patung Perawan Maria di sebuah desa Kristen di Lebanon. Kementerian Luar Negeri di Warsawa mengatakan tindakan tersebut tidak menghormati simbol keagamaan Kristen.

“Kementerian Luar Negeri Republik Polandia menyatakan keprihatinan yang mendalam terkait insiden lain yang melibatkan seorang tentara Israeli Defense Forces (IDF) di Lebanon, yang menunjukkan ketidakhormatan terhadap sosok Perawan Maria. Tindakan tersebut menyinggung sentimen keagamaan umat Kristen,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan yang diunggah di X.

Baca Juga: Tentara Israel Kembali Menista Kristen, Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria

Pernyataan tersebut mengingatkan bahwa setiap negara memiliki tanggung jawab untuk menghormati hak atas kebebasan berpikir, berkeyakinan, dan beragama sebagaimana diuraikan dalam Pasal 18 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (HAM).

“Dengan bergabung dengan PBB, Israel menerima nilai-nilai organisasi tersebut sebagaimana dinyatakan dalam Deklarasi,” lanjut pernyataan itu, menambahkan bahwa prinsip-prinsip serupa tercermin dalam Deklarasi Kemerdekaan Israel dan juga Lebanon.

“Insiden berulang yang melibatkan perwakilan Negara Israel yang melanggar sentimen keagamaan umat Kristen merusak upaya untuk mempromosikan perdamaian dan kerja sama di Timur Tengah,” kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (8/5/2026).

Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski juga mengkritik insiden tersebut dalam unggahan di X. “Namun, tentara IDF membutuhkan pelatihan dalam menghormati agama dan budaya lain," tulis Sikorski.

“Korban lebih lanjut di Jalur Gaza serta tindakan berlebihan oleh pemukim di Tepi Barat juga tidak dapat diterima,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved