Siapa CQ Brown? Jenderal Tertinggi AS yang Dipecat Trump Ternyata Pilot Jet Tempur yang Jago Berperang
Minggu, 23 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan
Ia telah berulang kali memperingatkan bahwa pesawat tempur AS harus mengubah cara mereka bertempur, dengan memindahkan mereka dari pangkalan yang besar dan rentan dan beralih ke format di mana kawanan pesawat nirawak dan unit-unit kecil yang tersebar akan mampu secara independen melawan ancaman dari ribuan pulau di seluruh Pasifik.
Kepergian C.Q. Brown diperkirakan akan mengirimkan gelombang kejut melalui Pentagon. Jenderal Brown telah menjabat sebagai ketua selama 16 bulan, mengawasi operasi militer penting, termasuk perang yang sedang berlangsung di Ukraina dan konflik yang meningkat di Timur Tengah.
Setelah Jenderal Brown dicopot, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengakui kontribusi Brown dalam pernyataannya, dengan mengatakan, “Beliau mengabdi dengan penuh kehormatan selama empat dekade pengabdian yang terhormat,” seraya menambahkan bahwa Brown adalah “penasihat yang bijaksana.”
2. Pilot yang Jago Bertempur
Sebelum memimpin Angkatan Udara, Brown pernah menjabat sebagai pemimpin kekuatan udara tertinggi di Indo-Pasifik.Ia telah berulang kali memperingatkan bahwa pesawat tempur AS harus mengubah cara mereka bertempur, dengan memindahkan mereka dari pangkalan yang besar dan rentan dan beralih ke format di mana kawanan pesawat nirawak dan unit-unit kecil yang tersebar akan mampu secara independen melawan ancaman dari ribuan pulau di seluruh Pasifik.
Kepergian C.Q. Brown diperkirakan akan mengirimkan gelombang kejut melalui Pentagon. Jenderal Brown telah menjabat sebagai ketua selama 16 bulan, mengawasi operasi militer penting, termasuk perang yang sedang berlangsung di Ukraina dan konflik yang meningkat di Timur Tengah.
3. Sudah Mengabdi selama 4 Dekade
Sementara itu, setelah pemecatannya, Trump mengumumkan bahwa ia akan mencalonkan pensiunan Letnan Jenderal Angkatan Udara Dan "Razin" Caine sebagai ketua Kepala Staf Gabungan berikutnya.Setelah Jenderal Brown dicopot, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengakui kontribusi Brown dalam pernyataannya, dengan mengatakan, “Beliau mengabdi dengan penuh kehormatan selama empat dekade pengabdian yang terhormat,” seraya menambahkan bahwa Brown adalah “penasihat yang bijaksana.”
(ahm)
Lihat Juga :