Siapa CQ Brown? Jenderal Tertinggi AS yang Dipecat Trump Ternyata Pilot Jet Tempur yang Jago Berperang

Minggu, 23 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
Siapa CQ Brown? Jenderal...
CQ Brown, jenderal tertinggi AS, dipecat oleh Donald Trump. Foto/X/@GenCQBrownJr
A A A
WASHINGTON - Dalam perombakan besar-besaran pada kepemimpinan militer, Presiden AS Donald Trump memecat Ketua Kepala Staf Gabungan C.Q. Brown, perwira berpangkat tertinggi di negara itu.

Melalui media sosial, Trump menyatakan, “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Jenderal Charles ‘CQ’ Brown atas lebih dari 40 tahun pengabdiannya bagi negara kita, termasuk sebagai Ketua Kepala Staf Gabungan saat ini. Ia adalah pria yang baik dan pemimpin yang luar biasa, dan saya berharap masa depan yang cerah untuknya dan keluarganya.” Presiden AS menambahkan bahwa selain Jenderal Brown, lima perwira tinggi lainnya juga sedang diganti.

Siapa CQ Brown? Jenderal Tertinggi AS yang Dipecat Trump Ternyata Pilot Jet Tempur yang Jago Berperang

1. Jenderal Kulit Hitam kedua yang Menduduki Posisi Paling Bergengsi

Melansir The Hindu, Jenderal Brown adalah perwira kulit hitam kedua yang menduduki jabatan tersebut dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya mengatakan bahwa Jenderal Brown harus dipecat karena fokusnya yang "sadar" pada program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di militer. Dua jam sebelum Presiden AS mengumumkan kepergiannya, Jenderal Brown telah mengunjungi pasukan di perbatasan selatan AS pada hari Jumat.

Pentagon mengatakan akan memangkas 5.400 pekerja masa percobaan

Perwira Militer paling senior AS C.Q. Brown menjadi berita utama pada tahun 2020 ketika ia berbicara tentang ras setelah kematian George Floyd. Meskipun ia tahu itu berisiko, katanya, diskusi dengan istri dan putranya tentang pembunuhan itu meyakinkannya bahwa ia perlu mengatakan sesuatu.

Jenderal Brown juga memposting pesan video kepada Angkatan Udara AS dan menggambarkan tekanan yang ia rasakan sebagai salah satu dari sedikit pria kulit hitam di unitnya, termasuk saat ditanyai tentang kredensialnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved