Kelompok Pejuang Gaza Serahkan Jasad Warga Israel yang Tewas Dibom Zionis

Kamis, 20 Februari 2025 - 18:15 WIB
loading...
Kelompok Pejuang Gaza...
Juru bicara Brigade Al-Qassam Abu Ubaidah. Foto/X
A A A
GAZA - Sayap militer Hamas dan Jihad Islam, Brigade Al-Qassam dan Brigade Al-Quds mengumumkan keputusan mereka menyerahkan jasad beberapa tahanan Israel pada Kamis (20/2/2025), sebagai bagian dari kesepakatan “Badai Al-Aqsa”.

Juru bicara Brigade Al-Qassam Abu Ubaidah menyatakan jenazah keluarga Bibas dan tahanan Oded Levits akan diserahkan besok.

Dia menambahkan semua tahanan masih hidup sebelum pesawat tempur Israel dengan sengaja mengebom tempat penahanan mereka.

Sebelumnya, Brigade Al-Quds juga mengumumkan pembebasan jasad tahanan Israel, Oded Levits.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menggambarkan besok sebagai “hari yang sulit dan menyedihkan bagi Israel,” karena akan menandai kembalinya jasad empat tahanan Israel.

Dia berkata, “Hati saya hancur, dan hati dunia juga akan hancur.”

Rezim apartheid Zionis memperkirakan ada 73 tahanan Israel di Gaza, sementara Israel menahan ribuan warga Palestina di penjara-penjaranya, menyiksa mereka, membuat mereka kelaparan, dan mengabaikan perawatan medis, yang telah menyebabkan kematian banyak orang, menurut laporan media Palestina dan Israel serta laporan hak asasi manusia.

Menurut organisasi hak asasi manusia Palestina, Israel saat ini menahan lebih dari 10.000 warga Palestina di penjara-penjaranya, termasuk sekitar 600 orang yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Dengan mediasi Mesir dan Qatar, kesepakatan dimulai pada 19 Januari 2025, dalam tiga tahap, yang masing-masing berlangsung selama 42 hari. Namun, Israel telah menunda dimulainya negosiasi untuk tahap kedua.

Pada tahap pertama kesepakatan, ketentuan-ketentuan mencakup pembebasan bertahap 33 warga Israel yang ditahan di Gaza, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, dengan imbalan antara 1.700 hingga 2.000 tahanan Palestina dan Arab.

Dengan dukungan Amerika Serikat (AS), pasukan Israel melakukan tindakan genosida di Gaza mulai dari 7 Oktober 2023 hingga 19 Januari 2025, yang mengakibatkan lebih dari 159.000 kematian dan cedera warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah anak-anak dan wanita.

Tak hanya itu, lebih dari 14.000 orang hilang dan diperkirakan tewas. Genosida di Gaza menjadi salah satu bencana kemanusiaan terburuk di dunia.

Baca juga: Utusan Trump Datang, UEA Tegas Tolak Rencana AS Caplok Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Berita Terkini
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved