alexametrics

Dua Bar Hookah di Jerman Ditembaki, 8 Orang Tewas

loading...
Dua Bar Hookah di Jerman Ditembaki, 8 Orang Tewas
Para pakar forensik terlihat di luar bar hookah setelah penembakan massal di Hanau, dekat Frankfurt, Jerman, 20 Februari 2020. Foto/REUTERS/Kai Pfaffenbach
A+ A-
HANAU - Dua bar tempat mengisap hookah atau shisha di Hanau, Jerman, ditembaki pria bersenjata yang menaiki mobil semalam. Data sementara dari pihak berwenang hingga Kamis (20/2/2020) menyebutkan delapan orang tewas dan lima lainnya terluka parah.

Penembakan ini terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Pelaku belum ditangkap dan masih dalam pelarian.

Media Jerman melaporkan bahwa kekerasan itu kemungkinan terkait dengan geng kriminal. Namun, leporan ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas penegak hukum.



Seorang pria bersenjata awalnya menembaki para korban dari sebuah mobil yang bergerak di sebuah kafe atau bar hookah di pusat kota Hanau. Setelah itu, penyerang melakukan serangan terhadap bar serupa di Kesselstadt.

Lima orang dilaporkan tewas di Hanau's Cafe24, termasuk pemilik tempat itu. Media lokal, Hessenschau.de, melaporkan dalam penembakan pertama tiga orang tewas. Pelaku kemudian pergi ke distrik Kesselstadt dan menembaki bar hookah lainnya yang menewaskan lima orang.

Menurut surat kabar Bild, delapan hingga sembilan tembakan juga diumbar di Kurt-Schumacher-Platz, lapangan tengah di Kesselstadt.

Polisi Jerman telah melakukan pencarian besar-besaran terhadap pelaku penembakan. Penyelidikan kriminal telah diluncurkan.

Di Heumarkt, satu orang dilaporkan terluka parah setelah kendaraan gelap melaju dari sana. Sebuah video yang dilansir media setempat menunjukkan lusinan kendaraan darurat melaju ke tempat kejadian di mana sekelompok polisi dikerahkan.

Petugas polisi menggunakan helikopter untuk memburu pelaku di dua wilayah. Sekadar diketahui, Hanau adalah kota berpenduduk 100.000 jiwa di negara bagian Hessen, Jerman.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak