Sama-sama Operasikan S-400 Rusia, Mengapa India Boleh Miliki Jet Siluman F-35 AS tapi Turki Tidak?

Minggu, 16 Februari 2025 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Didepaknya Turki dari program F-35 pada tahun 2019 dibenarkan oleh AS dengan alasan bahwa mengoperasikan F-35 dan S-400 menimbulkan risiko keamanan yang besar, yang berpotensi membahayakan teknologi siluman jet tempur generasi kelima tersebut.

Namun, akuisisi serupa oleh India tidak memicu konsekuensi yang sama.

Faktanya, alih-alih menjatuhkan sanksi, Parlemen AS kemudian memberikan pengecualian kepada India berdasarkan Undang-Undang Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi (CAATSA), yang secara efektif melindunginya dari hukuman.

Jurnalis penerbangan Gareth Jennings menanggapi reaksi keras publik Turki tersebut, dengan menyatakan bahwa meskipun frustrasi di Turki dapat dimengerti, situasinya telah berubah di bawah pemerintahan Trump.

Dia bersugesti bahwa kebijakan sebelumnya tidak lagi berlaku dengan cara yang sama, menyiratkan bahwa standar ganda yang dipersepsikan lebih tentang pergeseran prioritas politik daripada bias langsung.

Beberapa pihak juga menunjukkan perbedaan utama antara situasi Turki dan India. Turki, sebagai anggota NATO, akan menerima versi F-35 berstandar NATO, menjadikan keberadaan S-400 sebagai ancaman langsung terhadap sistem pertahanan sekutu.

Sebaliknya, AS dapat menawarkan India varian F-35 yang disesuaikan yang dilengkapi dengan teknologi lokal, yang dirancang untuk beroperasi secara independen dari sistem militer terpadu NATO.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved