Konsolidasi Tolak Pencaplokan Gaza oleh Trump, Presiden Erdogan Kunjungi Malaysia, Indonesia dan Pakistan

Senin, 10 Februari 2025 - 19:24 WIB
loading...
Konsolidasi Tolak Pencaplokan...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkunjung ke tiga negara Muslim di Asia. Foto/X/@anwaribrahim
A A A
KUALA LUMPUR - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkunjung ke Malaysia pada Senin untuk kunjungan resmi sebagai pemberhentian pertama dari tur tiga negaranya di Asia, yakni Indonesia dan Pakistan.

Selain pertemuan Erdogan di negara-negara tersebut akan difokuskan pada peningkatan kerja sama di berbagai bidang, serta topik-topik hangat dalam agenda internasional, mulai dari konflik Palestina-Israel termasuk isu pencaplokan Gaza oleh Presiden Donald Trump. Selain itu, situasi di Suriah, tempat berakhirnya kekuasaan rezim Baath selama beberapa dekade pada Desember lalu, hingga konflik Rusia-Ukraina.

Erdogan disambut di Bandara Internasional Kuala Lumpur oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan istrinya, Wan Azizah Ismail, Duta Besar Turki untuk Kuala Lumpur Emir Salim Yuksel, Menteri Pertahanan Malaysia Mohamed Khaled Nordin, staf kedutaan, dan pejabat lainnya.

Presiden Turki didampingi oleh Ibu Negara Emine Erdogan, Menteri Luar Negeri Hakan Fidan, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Alparslan Bayraktar, dan Menteri Pertahanan Nasional Yasar Guler.

Menteri Perindustrian dan Teknologi Mehmet Fatih Kacir, Menteri Pertanian dan Kehutanan İbrahim Yumakli, Menteri Perdagangan Omer Bolat, Ketua Dewan Tetua Organisasi Negara-negara Turki (OTS) Binali Yildirim, dan Penasihat Presiden Akif Cagatay Kilic juga turut mendampingi Erdogan.

Presiden Turki bertemu dengan Sultan Nazrin Shah dari Perak di ibu kota Malaysia.

Baca Juga: Hadapi Banyak Kejutan dari Trump, Negara Tetangga Indonesia Ini Akan Beradaptasi Besar-besaran

Pada upacara yang diadakan di Putrajaya International Convention Center untuk menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada Erdogan, ia mengungkapkan kesenangannya berada di Malaysia lagi setelah lima tahun, dengan mengatakan: "Semoga solidaritas dan kasih sayang kita tetap kuat."

Erdogan menekankan persahabatan dan persaudaraan antara Turki dan Malaysia meskipun jarak geografis mereka berjauhan, dengan mencatat bahwa kemitraan bilateral tersebut telah ditingkatkan ke tingkat strategis yang komprehensif pada tahun 2022.

Menyoroti pentingnya pendidikan dan kerja sama akademis, Erdogan menyatakan: "Hari ini, kami dengan bangga melihat lebih banyak lulusan Turki dan Malaysia yang berkontribusi bagi negara kita."

Ia mengucapkan terima kasih atas gelar doktor kehormatan tersebut, menganggapnya sebagai "cerminan penghargaan Malaysia terhadap Turki dan rakyatnya," dan menyampaikan rasa terima kasihnya yang tulus kepada Universitas Malaya dan Sultan Nazrin Shah dari Perak.

Selama kunjungannya, Erdogan juga akan menyampaikan pidato di hadapan pejabat publik dan mahasiswa sebagai bagian dari pertemuan "Kerja Sama Strategis Turki-Malaysia di Abad Baru".

Ia diharapkan akan mengadakan pembicaraan tingkat tinggi dengan Perdana Menteri Anwar untuk meningkatkan hubungan bilateral di semua sektor, serta membahas situasi di daerah kantong Palestina yang terkepung di Gaza. Ia juga akan mengunjungi Indonesia dan Pakistan sebagai bagian dari tur regionalnya.

Melansir The Star, Turki, sebagai Mitra Dialog Sektoral ASEAN, memiliki posisi yang baik untuk memainkan peran penting dalam memajukan prioritas ekonomi ASEAN.

Turki menjadi Mitra Dialog Sektoral ASEAN pada tahun 2017, dengan Area Kerja Sama Praktis ASEAN-Turki (2024-2028) yang berfungsi sebagai kerangka kerja untuk kolaborasi strategis antara ASEAN dan Turki.

Pada tahun 2024, Turki menjadi mitra dagang terbesar ketiga Malaysia, tujuan ekspor terbesar, dan sumber impor terbesar keempat di antara negara-negara Asia Barat.

Total perdagangan antara Malaysia dan Turki tercatat sebesar RM24,13 miliar (USD5,28 miliar) pada tahun 2024, meningkat 18,7 persen dari tahun 2023. - Bernama
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Iran Larang Badan Energi...
Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS
Rekomendasi
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
12 Negara yang Menolak...
12 Negara yang Menolak Ide Relokasi Warga Gaza oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved