Mengapa Warga Muslim Tidak Memiliki Masa Depan Hidup di Israel?

Selasa, 11 Februari 2025 - 04:50 WIB
loading...
Mengapa Warga Muslim...
Warga Muslim tidak memiliki masa depan hidup di Israel. Foto/Amnesty International
A A A
TEL AVIV - Bagi Eid Al-Ghanami, seorang warga Israel Palestina berusia 50 tahun dari daerah gurun Negev di Israel selatan, berbicara tentang rumahnya yang baru saja dihancurkan membuatnya mual.

Dia bahkan tidak mau memikirkan rumah empat kamar tidur itu karena rumah itu membangkitkan kenangan indah tentang tempat di mana dia menghabiskan sebagian besar hidupnya dan membesarkan 10 anaknya.

“Putri saya yang berusia tujuh tahun terus bertanya kepada saya, ‘Kapan kamu akan membangun kembali rumah yang dulu kita miliki?’” katanya kepada TRT World.

Al-Ghanami adalah warga negara Israel dari komunitas Badui, suku asli dan semi-nomaden yang menetap secara permanen di gurun Negev di Israel selatan selama Mandat Inggris (1923-48).

Mengapa Warga Muslim Tidak Memiliki Masa Depan Hidup di Israel?

1. Tersingkir karena Pembangunan Pemukiman dan Pabrik Milik Orang Yahudi

Meskipun mereka memiliki kewarganegaraan, sebagian besar suku Badui kehilangan tanah mereka dan menjadi pengungsi internal di dalam negara Israel yang baru dibentuk – karena Israel terus bergerak maju untuk ‘meyahudisasi’ wilayah tersebut dengan membuka jalan bagi pemukiman perumahan, resor, dan pabrik yang ‘sah’ bagi orang-orang Yahudi.

Israel mengklaim kepemilikan Alkitab atas semua tanah yang dianggapnya sebagai bagian dari negara Yahudi dan menolak hak milik apa pun bagi suku Badui, yang sebagian besar beragama Islam.

Baca Juga: Liga Arab: Seruan Netanyahu soal Negara Palestina Didirikan di Arab Saudi Adalah Ilusi!

2. Rumah Warga Muslim Badui Dihancurkan

Sementara Tel Aviv telah mengintensifkan gerakan pembongkaran rumah di desa-desa Badui dalam beberapa tahun terakhir, kampanye tersebut telah mengambil dimensi yang berbeda sejak dimulainya perang Gaza.

Jumlah pembongkaran rumah di wilayah mayoritas Muslim di Israel “meningkat tiga kali lipat” pada tahun 2024 ketika negara Zionis itu menghujani Gaza dengan bom-bom mematikan, yang menewaskan hampir 47.500 warga Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved