Arab Saudi Sebut PM Netanyahu Memiliki Pola Pikir Ekstremis

Minggu, 09 Februari 2025 - 21:12 WIB
loading...
A A A
Hussein al-Sheikh, sekretaris jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengatakan pernyataan Netanyahu mengabaikan hukum dan konvensi internasional, dan menekankan, “Negara Palestina hanya akan berada di tanah Palestina.”

Arab Saudi sebelumnya terlibat dalam perundingan yang dimediasi AS untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, tetapi menghentikan perundingan tersebut ketika rezim tersebut memulai perang genosida di Gaza pada Oktober 2023, yang mengakibatkan tewasnya puluhan ribu warga Palestina.

Sepanjang perundingan, Riyadh secara konsisten menekankan bahwa mereka hanya akan mempertimbangkan normalisasi hubungan dengan Tel Aviv jika ada jalur yang jelas dan pasti menuju pembentukan negara Palestina.

Benjamin Netanyahu mengatakan Arab Saudi harus menyediakan tanah bagi rakyat Palestina.

Bulan lalu, beberapa hari setelah menjabat, Presiden AS Donald Trump mengusulkan untuk merelokasi warga Palestina dari Jalur Gaza ke Yordania, Mesir, dan negara-negara Arab lainnya untuk “membersihkan” wilayah yang dilanda perang, dalam apa yang dilihat para analis sebagai dorongan untuk mengusir warga Palestina dari tanah air mereka.

Mayoritas masyarakat internasional, terutama negara-negara Arab telah menolak rencana tersebut dan mendukung kedaulatan Palestina.

Dalam pertemuan dengan Netanyahu di Gedung Putih pada hari Selasa, Trump mengatakan AS akan "mengambil alih Jalur Gaza" dari Israel dan menciptakan "Riviera Timur Tengah" setelah memukimkan kembali warga Palestina di tempat lain.

Usulan mengejutkan Trump tersebut menuai kecaman keras dari kelompok-kelompok hak asasi manusia dan aktivis serta negara-negara Arab, yang muncul selama gencatan senjata yang rapuh dalam perang Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved