alexametrics

Kedubes Saudi Bantah Laporan Wabah Virus Corona Baru di Negaranya

loading...
Kedubes Saudi Bantah Laporan Wabah Virus Corona Baru di Negaranya
Seorang pria memakai masker di dekat rumah sakit di kota Khobar, Dammam. Foto/REUTERS
A+ A-
JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Indonesia membantah laporan sejumlah media tentang kasus virus corona baru di Saudi.

"Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta menyampaikan bahwa video yang beredar di sejumlah media massa dan media sosial Indonesia akhir-akhir ini terkait penemuan sejumlah kasus penyebaran virus corona (Covid-19) di Arab Saudi adalah video lama yang terjadi pada saat munculnya virus corona lama yang melanda sejumlah negara di dunia," ungkap Kedubes Saudi dalam akun resmi Twitternya @KSAembassyID.

"Kedubes juga menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa hingga saat ini tidak tercatat adanya kasus terjangkit virus corona tersebut di dalam wilayah Saudi, serta menjelaskan bahwa pihak terkait telah mengambil langkah-langkah pencegahan di seluruh gerbang masuk guna mencegah masuknya virus dimaksud ke Arab Saudi," papar pernyataan Kedubes Saudi.



Saat berita ini dirilis, wabah virus corona telah menewaskan 1.492 orang yang sebagian besar di China daratan. Belum ada tanda-tanda wabah itu telah mencapai puncaknya. (Baca juga: Fakta Corona Ditutupi, Satelit Beberkan Kadar Sulfur Dioksida di China)

Hingga Jumat (14/2), sebanyak 48 kota dan empat provinsi di China mengeluarkan peringatan resmi untuk kebijakan penutupan wilayah. Langkah ini termasuk manajemen tertutup di mana warga komunitas harus mendaftar sebelum mereka diizinkan masuk atau keluar, pembatasan sistem transportasi publik, kereta dan jalan raya.

Ada hampir 450 kasus dikonfirmasi di 24 negara dan wilayah di luar China. Adapun 33 kasus terjadi di Jepang, serta 218 kasus dari kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, selatan Tokyo, sejak 3 Februari.
(sfn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak