Pentagon: China Lirik Indonesia untuk Jadi Pangkalan Militernya

Kamis, 03 September 2020 - 06:33 WIB
loading...
A A A
Pentagon menduga China telah membuat tawaran semacam itu ke Namibia, Vanuatu, dan Kepulauan Solomon, menambahkan area fokus yang diketahui dari perencanaan PLA berada di sepanjang Garis Komunikasi dari China ke Selat Hormuz, Afrika, dan Kepulauan Pasifik. (Baca: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )

Demikian pula, sambung laporan Pentagon, Beijing menggunakan proyek One Belt One Road (OBOR) untuk mendukung strategi peremajaan nasionalnya dengan berupaya memperluas transportasi global dan hubungan perdagangan untuk mendukung perkembangannya dan memperdalam integrasi ekonominya dengan negara-negara di sepanjang pinggiran dan sekitarnya.

Pentagon mengatakan proyek OBOR yang terkait dengan jaringan pipa dan konstruksi pelabuhan di Pakistan bermaksud untuk mengurangi ketergantungan China pada pengangkutan sumber daya energi melalui titik-titik strategis, seperti Selat Malaka.

China memanfaatkan proyek OBOR untuk berinvestasi dalam proyek-proyek di sepanjang pinggiran barat dan selatan China untuk meningkatkan stabilitas dan mengurangi ancaman di sepanjang perbatasannya.

Pertama kali diumumkan pada tahun 2013, inisiatif proyek OBOR China adalah kebijakan luar negeri dan ekonomi yang dikedepankan oleh Presiden Xi Jinping.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Berita Terkini
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved