Konflik Dinasti Politik di Filipina Memanas, Parlemen Makzulkan Wapres Sara Duterte

Rabu, 05 Februari 2025 - 21:40 WIB
loading...
A A A
Aliansi mereka semakin terurai segera setelah mereka berkuasa, karena mereka menjalankan agenda politik masing-masing sambil berbeda pendapat di bidang-bidang penting seperti diplomasi.

Perbedaan mereka tentang hubungan Filipina dengan AS dan China menjadi lebih jelas, karena pertemuan antara kapal-kapal Filipina dan China di perairan yang disengketakan menjadi lebih sering.

Marcos telah mengembalikan Filipina ke AS, membalikkan sikap pro-Tiongkok dari ayah Duterte.

Ia juga telah menjanjikan pendekatan yang tidak terlalu keras terhadap jaringan narkoba ilegal, mengurangi "perang melawan narkoba" Duterte yang lebih tua yang menewaskan lebih dari 6.000 tersangka, menurut hitungan pemerintah.

Majelis rendah parlemen, tempat sekutu Marcos memegang kekuasaan, kemudian mulai meneliti permintaan anggaran Duterte, khususnya dana rahasianya yang tidak tercakup dalam audit negara.

Pada bulan Juli tahun lalu, ia mengundurkan diri dari kabinet.

Perseteruan itu berubah drastis beberapa bulan kemudian ketika, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung larut malam, Sara Duterte mengatakan bahwa ia "berbicara dengan seseorang" untuk "membunuh" Marcos jika ia dibunuh.

Ia kemudian mengatakan bahwa ia tidak berencana untuk membunuh Presiden dan Marcos telah menepis ancaman itu sebagai "badai dalam cangkir teh".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved