Dahsyatnya Jet Tempur Su-30SM Rusia Tembak Jatuh Pesawat Su-27 Ukraina dalam Jarak 130 Km
Selasa, 04 Februari 2025 - 12:31 WIB
loading...
Jet tempur Su-30SM Rusia tembak jatuh pesawat tempur Su-27 Ukraina dalam jarak 130 km pada 2 Februari 2025. Pilot Kyiv tewas dalam insiden ini. Foto/X @DalioTroy
A
A
A
KYIV - Pada 2 Februari, Angkatan Udara Ukraina mengalami pukulan telak lagi, di mana sebuah pesawat tempur Su-27 ditembak jatuh oleh jet tempur Su-30SM Rusia.
Hebatnya, pesawat tempur Kyiv itu ditembak jatuh dengan rudal R-37M dalam jarak sangat jauh—sekitar 130 km (81 mil).
Rudal tersebut merupakan bagian dari persenjataan Angkatan Udara Rusia dan dirancang untuk melenyapkan pesawat musuh sebelum mereka dapat terlibat dalam pertempuran yang efektif. Dalam kasus ini, ia menjalankan misinya dengan presisi yang mematikan.
Bentrok udara ini tidak hanya terjadi pada hilangnya sebuah pesawat Ukraina. Pilotnya, Kapten Ivan Bolotov yang berusia 24 tahun, tidak dapat melontarkan diri dan tewas.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Ukraina Mengebom Posisi Militer Rusia dengan Bom JDAM-ER 1.000 Pound
Skuadronnya, Brigade Penerbangan Taktis ke-831, mengonfirmasi kematiannya dalam pernyataan resmi yang diunggah di media sosial.
“Dengan kesedihan yang mendalam, kami informasikan bahwa Kapten Ivan Bolotov, salah satu pilot muda paling berbakat di Angkatan Udara, tewas dalam misi tempur. Dia adalah seorang pejuang pemberani, seorang patriot sejati yang membela langit Ukraina hingga saat-saat terakhirnya,” bunyi posting-an tersebut, yang dikutip Bulgarian Military, Selasa (4/2/2025).
Hilangnya Su-27 lainnya semakin memperburuk situasi yang sudah kritis bagi Angkatan Udara Ukraina. Menurut Oryx, sebuah platform yang mendokumentasikan kerugian dalam perang tersebut, Ukraina kini telah kehilangan 16 unit Su-27 yang dikonfirmasi secara visual.
Hebatnya, pesawat tempur Kyiv itu ditembak jatuh dengan rudal R-37M dalam jarak sangat jauh—sekitar 130 km (81 mil).
Rudal tersebut merupakan bagian dari persenjataan Angkatan Udara Rusia dan dirancang untuk melenyapkan pesawat musuh sebelum mereka dapat terlibat dalam pertempuran yang efektif. Dalam kasus ini, ia menjalankan misinya dengan presisi yang mematikan.
Bentrok udara ini tidak hanya terjadi pada hilangnya sebuah pesawat Ukraina. Pilotnya, Kapten Ivan Bolotov yang berusia 24 tahun, tidak dapat melontarkan diri dan tewas.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Ukraina Mengebom Posisi Militer Rusia dengan Bom JDAM-ER 1.000 Pound
Skuadronnya, Brigade Penerbangan Taktis ke-831, mengonfirmasi kematiannya dalam pernyataan resmi yang diunggah di media sosial.
“Dengan kesedihan yang mendalam, kami informasikan bahwa Kapten Ivan Bolotov, salah satu pilot muda paling berbakat di Angkatan Udara, tewas dalam misi tempur. Dia adalah seorang pejuang pemberani, seorang patriot sejati yang membela langit Ukraina hingga saat-saat terakhirnya,” bunyi posting-an tersebut, yang dikutip Bulgarian Military, Selasa (4/2/2025).
Hilangnya Su-27 lainnya semakin memperburuk situasi yang sudah kritis bagi Angkatan Udara Ukraina. Menurut Oryx, sebuah platform yang mendokumentasikan kerugian dalam perang tersebut, Ukraina kini telah kehilangan 16 unit Su-27 yang dikonfirmasi secara visual.
Lihat Juga :