Trump akan Deportasi Warga Negara Asing Pro-Palestina di AS

Jum'at, 31 Januari 2025 - 19:30 WIB
loading...
Trump akan Deportasi...
Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif di Gedung Putih. Foto/tasnim
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Rabu (29/1/2025) mengeluarkan perintah eksekutif baru yang bertujuan mendeportasi semua mahasiswa internasional di kampus universitas yang menyatakan sentimen pro-Palestina atau berpartisipasi dalam demonstrasi pro-Palestina.

Perintah tersebut dikeluarkan hanya sepekan setelah Trump memberlakukan larangan perjalanan baru yang secara samar-samar bertujuan mendeportasi individu yang "menganut ideologi kebencian".

Bersama dengan perintah eksekutif pekan lalu, tindakan eksekutif baru terhadap mahasiswa menandakan bagaimana pemerintahan Trump memfokuskan perhatiannya pada pemberantasan gerakan pro-Palestina di kampus-kampus universitas di AS.

Gerakan pro-Palestina telah berkembang pesat sebagai respons terhadap perang Israel di Gaza yang telah menewaskan hampir 50.000 warga Palestina sejak 7 Oktober 2023.

"Jika digabungkan, kedua perintah eksekutif ini pada dasarnya melarang semua non-warga negara, termasuk pemegang kartu hijau, untuk mengkritik pemerintah AS, lembaganya, atau negara Israel dengan ancaman deportasi," ujar Eric Lee, pengacara imigrasi yang mewakili beberapa mahasiswa yang menghadapi pengusiran dalam kasus-kasus yang terkait dengan aktivisme Palestina, mengatakan kepada Middle East Eye.

"Perintah terbaru ini bahkan lebih jauh lagi, berupaya mengubah universitas menjadi bagian dari Departemen Keamanan Dalam Negeri dengan menekan mereka untuk 'memantau' apa yang dikatakan atau ditulis mahasiswa di kelas dan apa yang diajarkan staf dan 'melaporkannya' kepada pihak berwenang," papar dia.

Perintah eksekutif tersebut, yang diberi label sebagai tindakan untuk memerangi antisemitisme, mengharuskan lembaga federal memberikan panduan kepada universitas tentang cara menyaring apakah warga negara asing tidak memenuhi syarat untuk memasuki negara tersebut.

Undang-undang yang dikutip dalam perintah tersebut mengatakan setiap warga negara asing yang "mendukung atau mendukung aktivitas teroris" tidak diizinkan masuk ke negara tersebut.

Perintah eksekutif tersebut meminta universitas mengawasi mahasiswa internasional dan melaporkannya sehingga pemerintah dapat "mengusir alien tersebut".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved