Hamas Pamer Senjata Israel saat Tukar Tawanan di Gaza, Ini Penampakannya

Jum'at, 31 Januari 2025 - 15:23 WIB
loading...
Hamas Pamer Senjata...
Hamas pamer senjata Israel saat tukar tawanan di Gaza. Foto/Palestine Chronicle
A A A
GAZA - Selama pertukaran tahanan pada hari Kamis, sayap militer Hamas Brigade Al-Qassam memamerkan senjata Israel yang mereka rebut dari para tentara Zionis selama perang di Gaza.

Aksi pamer senjata rampasan itu mengirimkan pesan yang jelas tentang kerugian militer Zionis di medan perang.

Menurut laporan Palestine Chronicle,Jumat (31/1/2025), Brigade Al-Qassam memamerkan senjata Zionis yang baru dirampas tersebut selama penyerahan sandera Israel ; Agam Berger.

Baca Juga: Abu Ubaidah: Panglima Militer Hamas Mohammad Deif Terbunuh oleh Serangan Israel

Pertukaran tahanan tersebut terjadi di kamp pengungsi Jabaliya, sebagai bagian dari gelombang ketiga pertukaran tahanan tahap pertama di bawah perjanjian gencatan senjata.

Senjata-senjata tersebut pertama kali terlihat dalam sebuah video yang dirilis Brigade Al-Qassam pada 26 Mei 2024, yang memperlihatkan sebuah unit pasukan khusus Israel disergap di dalam sebuah terowongan di Jabaliya.

Rekaman tersebut menggambarkan pertempuran jarak dekat, yang mengakibatkan kematian, cedera, dan penangkapan semua anggota pasukan Israel.

Dalam video tersebut, Brigade Al-Qassam memperlihatkan tiga senjata yang direbut dari tentara Israel, diakhiri dengan pesan: "Inilah yang boleh dipublikasikan, dan masih banyak lagi yang akan datang."

Analisis forensik oleh layanan Sanad dari Al Jazeera mengidentifikasi senjata tersebut sebagai CZ Scorpion EVO 3 Amerika, yang dilengkapi dengan peredam, pegangan depan, teropong, dan magasin yang diperpanjang—fitur yang sesuai dengan operasi rahasia di dalam terowongan.

Senjata yang sama diletakkan dengan jelas di meja serah terima tahanan, yang melambangkan kerugian militer Israel.

Aksi Brigade Al-Qassam mengikuti pola yang terlihat sejak 7 Oktober 2023, dengan pasukan perlawanan Palestina merebut banyak senjata Israel, termasuk senapan Tavor, senjata standar untuk unit elite Israel.

Serah terima tahanan dilakukan di tengah reruntuhan rumah yang hancur akibat serangan udara Israel di kamp Jabaliya. Adegan itu juga menampilkan peta dan bendera Palestina di samping senjata yang direbut.

Selain itu, sandera Israel; Arbel Yehud dan Gadi Moses, dibebaskan di Khan Younis, dekat reruntuhan rumah mantan pemimpin Hamas Yahya Sinwar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved